Perumahan Hijau untuk Kalangan Berpenghasilan Rendah

Selasa, 09 Agustus 2022 - 10:54 WIB
loading...
Perumahan Hijau untuk Kalangan Berpenghasilan Rendah
Sejumlah pengembang terus membangun perumahan subsidi. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT Kreasi Prima Nusantara (KPN/Kreasi Prima Land) kembali melanjutkan pengembangan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah ( MBR ).Langkah ini sejalan dengan tujuan perusahaan sedari awal didirikan, yakni melayani dengan memberikan manfaat bagi masyarakat luas melalui pengembangan perumahan berkualitas dengan harga terjangkau.

Baca juga: Sepanjang Semester I 2022, Kementerian PUPR Sudah Salurkan 109.370 Unit Rumah

Proyek terbaru yang baru diresmikan pada Minggu lalu (7/8/2022) adalah Perumahan Pesona Prima 7 Rajamandala yang berlokasi di Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Proyek perumahan ke-7 dari Kreasi Prima Land ini berlokasi strategis berada di Jalan Raya Nasional III, Bandung menuju Cianjur, atau persis di Jalan Raya Rajamandala No. 291.

"Pesona Prima 7 Rajamandala merupakan perumahan subsidi berkualitas yang dibangun untuk masyarakat MBR. Melalui proyek-proyek perumahan PT KPN termasuk di Pesona Prima 7 Rajamandala, kami kembali menunjukkan, juga membuktikan bahwa meskipun rumah subsidi namun tetap berkualitas terbaik,” kata Hadiana, Direktur Utama PT KPN, dalam keterangannya, dikutip Selasa (9/8/2022).

Dia tak penampik jika masih ada kesan negatif dari masyarakat akan kualitas perumahan subsidi yang dibangun ala kadarnya, atau yang tidak sesuai dengan spesifikasi dari pemerintah. Namun KPN bertekad dengan segenap stakeholder dengan sungguh-sungguh menjadi kontributor terhadap kemajuan bangsa dan negara.

“Melalui Kreasi Prima Land, kami selalu mengembangkan standar yang maksimal secara kualitas. Lalu kami selesaikan proses legalitasnya, izin-izin sampai kepada sertifikat, kami pecah, kami balik nama, bahkan nanti kami berikan sudah berupa SHM. Ini semua kami berikan tanpa ada biaya tambahan,” sambung Hadiana.

Perumahan Hijau untuk Kalangan Berpenghasilan Rendah


Perumahan ini dikembangkan di lahan seluas 5 hektare. Sebanyak 442 unit rumah bakal dibangun untuk memenuhi kebutuhan hunian layak bagi masyarakat di sekitarnya.Proyek perumahan terbaru ini akan dihadirkan semata untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat luas. Ini sejalan dengan pembiayaan yang menggunakan prinsip syariah tanpa riba, ghoror dan dzolim.

Untuk mewujudkan ini pula, BTN Syariah kembali siap bekerja sama dengan Kreasi Prima Land untuk memberikan pelayanan kepada konsumen yang membeli unit hunian di Pesona Prima 7 Rajamandala.

Harsanty, Deputy Branch Manager BTN Syariah Bekasi, mengungkapka, BTN Syariah telah dipercaya oleh KPN sejak proyek perumahan Pesona Prima Cikahuripan 5. BTN Syariah siap mensuport proyek-proyek dari PT Kreasi Prima Nusantara, baik melalui KPR maupun pembiayaan konstruksi proyek Pesona Prima 7 Rajamandala.

“Dukungan kami kepada proyek-proyek Kreasi Prima Nusantara juga lantaran selalu unik, rumah subsidi rasa real estate. Dibangun dengan kualitas terbaik dan dilengkapi dengan fasilitas yang cukup lengkap,” kata Harsanty.

Pesona Prima 7 Rajamandala akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas di dalamnya, antara lain sarana ibadah masjid, taman bermain anak, ruang terbuka hijau,gerbang one gate system, security & CCTV 24 jam, juga sarana pendidikan.

“Semua fasilitas akan kami siapkan, sehingga konsumen akan lebih aman dan nyaman tinggal dalam kawasan perumahan ini,” ungkap Hadiana.

Perumahan ini, sebut Hadiana, juga akan dikembangkan dengan konsep hijau, baik melalui ruang terbuka hijau yang telah disiapkan lahannya. Juga penanaman 1.000 pohon berbuah dalam kawasan, termasuk di setiap unit rumah yang dibangun.

Baca juga: Profil Dandenjaka Samson Sitohang, Ajudan Jokowi yang Pernah Ikut Bebaskan Kapal MV Sinar Kudus di Somalia

“Sudah menjadi bagian dari konsep kami, maka di semua perumahan yang kami bangun, di situ pula kami tanam pohon berbuah. Jadi satu rumah ada satu pohon. Maksudnya supaya ketika sudah berbuah, maka bisa dikonsumsi untuk sebagian energi yang dibutuhkan manusia,” tutup Hadiana.

(uka)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1856 seconds (11.210#12.26)