Pikat Milenial, Kementan Pacu Pengembangan Pertanian Menjadi Agroekowisata

Rabu, 10 Agustus 2022 - 20:33 WIB
loading...
Pikat Milenial, Kementan...
Wisata Agro Strawberry di area Perkebunan Kalisat Jampit, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Foto/SINDOnews/Ali Masduki
A A A
JAKARTA - Pengembangan pertanian menjadi agrowisata diharapkan dapat membuat sektor ini semakin dilirik oleh kalangan milenial yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan petani.

Kepala Biro Humas Kementerian Pertanian (Kementan) Kuntoro Boga mengatakan, saat ini sektor pertanian di Indonesia arahnya tengah berkembang ketika generasi muda mulai masuk ke sektor pertanian.

Jika dulu pemanfaatan sektor pertanian hanya terfokus pada hasil dari komoditas atau tanaman yang ditanam, saat ini sektor pertanian di Indonesia memiliki potensi untuk dikembangkan ke arah lifestyle dan juga kuliner.

Baca juga: Budidayakan Anggur Ukraina dan Amerika, Kampung Munjul Bakal Jadi Destinasi Agrowisata

Itulah sebabnya, dalam beberapa tahun terakhir agrowisata ataupun agroekowisata (agro-ecotourism) mulai berkembang di Tanah Air. Secara sederhana, agro-ecotourism merupakan kegiatan pariwisata dengan mengombinasikan basis alam dan usaha tani yang mampu memberikan insentif ekonomi yang kuat bagi petani.

Terkait hal ini, menurut Kuntoro, Kementan telah berkomunikasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

“Termasuk dengan Pak Menteri sudah saling berkomunikasi untuk memperkuat agroekowisata, itu bisa dilanjutkan lebih jauh dengan PKS (Perjanjian Kerja Sama)," ujarnya dalam dalam webinar Bakohumas bertema Kesiapan Menghadapi Krisis Pangan, yang digelar secara virtual, Rabu (10/8/2022).

baca juga: Imbas Serangan Rusia ke Ukraina: Kenaikan Harga Mi Instan dan Krisis Pangan Global

Kuntoro menambahkan, sektor pertanian di Indonesia memiliki potensi yang cukup kuat untuk dikembangkan. Sehingga, mampu meningkatkan kesejahteraan para petani.

Dari yang sebelumnya para petani hanya memanfaatkan hasil komoditas pertanian yang dihasilkan, ke depan dengan adanya PKS bersama Kemenparekraf, sektor pertanian juga bisa dimanfaatkan untuk pariwisata.

Dengan demikian, para petani diharapkan bisa mempunyai nilai tambah. Bukan hanya mendapat penghasilan dari hasil penjualan komoditas yang dihasilkan, namun juga bisa mendapatkan pundi-pundi yang lebih dari pengembangan sektor pariwisata.



"Bagaimana agro-ecotourism ini bisa menjadi pendorong peningkatan kesejahteraan petani, bagaimana meningkatkan pertanian kita, yang tadinya pertanian kita dari tradisional menjadi modern," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
Krisis Bahan Baku Plastik,...
Krisis Bahan Baku Plastik, Pemerintah Jajaki Impor Kemasan dari Malaysia hingga Rusia
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Rekomendasi
Profil Luca Zidane,...
Profil Luca Zidane, Kiper Aljazair Putra Zinedine Zidane yang Kebobolan Hattrick Messi
Sinetron Tobat Jatuh...
Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Siap Ulang Kesuksesan 'Dunia Terbalik'
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Berita Terkini
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Infografis
5 Artis Indonesia Punya...
5 Artis Indonesia Punya Gelar S3, Ada yang Sukses Menjadi Dosen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved