Fintech jadi Solusi Kurangi Kesenjangan Literasi Keuangan Perempuan dan Laki-laki
Kamis, 11 Agustus 2022 - 14:12 WIB
loading...
Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Friderica Widyasari Dewi. Foto/MPI/Viola Triamanda
A
A
A
JAKARTA - Tingkat literasi dan inklusi keuangan antara laki-laki dan perempuan di Indonesia belum setara. Kehadiran fintech menjadi salah satu solusi menekan kesenjangan itu.
Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Friderica Widyasari Dewi mengatakan, maraknya kehadiran perusahaan teknologi keuangan atau Financial Technology (Fintech) turut berperan dalam menyeimbangkan tingkat literasi dan inklusi keuangan antara laki-laki dan perempuan di Indonesia.
“Fintech menurut saya akan menjadi solusi untuk adanya kesenjangan antara perempuan dan laki-laki, baik dalam literasi keuangan maupun inklusi keuangan,” tuturnya saat pembukaan program "Women in Fintech: Empowering the Next Generation” yang digelar Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, di Jakarta, Kamis (11/8/2022).
Baca juga: Optimalkan Penggunaan Fintech, Ini Strategi Jitu yang Dilakukan OJK
Dia menjabarkan, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan tahun 2019, indeks literasi dan inklusi keuangan Indonesia masing-masing mencapai 38,03% dan 76,19%.
Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Friderica Widyasari Dewi mengatakan, maraknya kehadiran perusahaan teknologi keuangan atau Financial Technology (Fintech) turut berperan dalam menyeimbangkan tingkat literasi dan inklusi keuangan antara laki-laki dan perempuan di Indonesia.
“Fintech menurut saya akan menjadi solusi untuk adanya kesenjangan antara perempuan dan laki-laki, baik dalam literasi keuangan maupun inklusi keuangan,” tuturnya saat pembukaan program "Women in Fintech: Empowering the Next Generation” yang digelar Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, di Jakarta, Kamis (11/8/2022).
Baca juga: Optimalkan Penggunaan Fintech, Ini Strategi Jitu yang Dilakukan OJK
Dia menjabarkan, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan tahun 2019, indeks literasi dan inklusi keuangan Indonesia masing-masing mencapai 38,03% dan 76,19%.
Lihat Juga :