Eropa Stop Impor Minyak Rusia Tahun Depan, 1,3 Juta Barel Cari Pelanggan Baru
Jum'at, 12 Agustus 2022 - 13:56 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu produksi minyak Rusia telah meningkat dalam tiga bulan terakhir, mencapai hampir 10,8 juta barel per hari pada Juli di tengah pemrosesan minyak mentah domestik yang lebih tinggi dan ekspor yang kuat karena negara itu mengalihkan aliran minyak mentahnya ke Asia.
Karena negara-negara barat dan sekutunya telah menjatuhkan beberapa gelombang sanksi energi pada Rusia sehubungan dengan invasinya di Ukraina. Rusia diyakini telah berhasil mengalihkan pasokan minyak mentahnya ke Asia, jauh dari UE, yang secara historis merupakan pasar energi terbesar tunggalnya.
Pembeli Asia-Pasifik yang tidak dibatasi oleh pembatasan Barat dengan suka rela menampung minyak Rusia dengan harga diskon. Pada bulan Juni, China untuk pertama kalinya menyalip UE untuk menjadi pasar teratas untuk minyak mentah lintas laut Rusia, seperti ditunjukkan data IEA.
Negara Asia itu mengimpor 2,1 juta barel per hari dibandingkan dengan UE yakni 1,8 juta barel per hari, menurut laporan itu.
"Angka di bulan Juli untuk saat ini identik bagi kedua wilayah, tetapi volume yang terikat dengan China kemungkinan akan bertambah lebih banyak karena pelayaran dengan tujuan yang "tidak diketahui"," katanya.
Namun pengiriman minyak mentah Rusia ke Asia stabil dalam beberapa minggu terakhir, dikutip dari data Bloomberg. Hal ini meningkatkan kekhawatiran tentang apakah kawasan itu dapat secara tajam meningkatkan impor lebih lanjut, mengimbangi efek dari larangan Uni Eropa yang direncanakan pada impor Rusia.
Produksi minyak Rusia dalam tiga hari pertama di bulan Agustus rata-rata sekitar 10,51 juta barel per hari, menurut data dari unit CDU-TEK Kementerian Energi yang dilihat oleh Bloomberg.
Karena negara-negara barat dan sekutunya telah menjatuhkan beberapa gelombang sanksi energi pada Rusia sehubungan dengan invasinya di Ukraina. Rusia diyakini telah berhasil mengalihkan pasokan minyak mentahnya ke Asia, jauh dari UE, yang secara historis merupakan pasar energi terbesar tunggalnya.
Pembeli Asia-Pasifik yang tidak dibatasi oleh pembatasan Barat dengan suka rela menampung minyak Rusia dengan harga diskon. Pada bulan Juni, China untuk pertama kalinya menyalip UE untuk menjadi pasar teratas untuk minyak mentah lintas laut Rusia, seperti ditunjukkan data IEA.
Negara Asia itu mengimpor 2,1 juta barel per hari dibandingkan dengan UE yakni 1,8 juta barel per hari, menurut laporan itu.
"Angka di bulan Juli untuk saat ini identik bagi kedua wilayah, tetapi volume yang terikat dengan China kemungkinan akan bertambah lebih banyak karena pelayaran dengan tujuan yang "tidak diketahui"," katanya.
Namun pengiriman minyak mentah Rusia ke Asia stabil dalam beberapa minggu terakhir, dikutip dari data Bloomberg. Hal ini meningkatkan kekhawatiran tentang apakah kawasan itu dapat secara tajam meningkatkan impor lebih lanjut, mengimbangi efek dari larangan Uni Eropa yang direncanakan pada impor Rusia.
Produksi minyak Rusia dalam tiga hari pertama di bulan Agustus rata-rata sekitar 10,51 juta barel per hari, menurut data dari unit CDU-TEK Kementerian Energi yang dilihat oleh Bloomberg.
Lihat Juga :