Banyak Negara Terancam Bangkrut, Erick Thohir Minta Indonesia Waspada

Senin, 15 Agustus 2022 - 17:02 WIB
loading...
Banyak Negara Terancam...
Erick Thohir menerangkan, terlepas dari pertumbuhan ekonomi 2022 yang terbilang bagus. Menurutnya pada Tahun 2023, Indonesia harus waspada. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengingatkan, bahwa Indonesia harus mewaspadai dampak resesi ekonomi global pada 2023, seperti yang diperingatkan oleh International Monetary Fund (IMF). Erick mencatat resesi ekonomi global akan berdampak signifikan bagi ekonomi di banyak negara, termasuk Indonesia.

Baca Juga: RI Masuk Daftar 15 Negara Terancam Resesi, Sri Mulyani: Kita Aman Tapi Tidak Terlena

Pada skala ekstrim dampak resesi membuat banyak negara di dunia mengalami kebangkrutan. Menurutnya, konsolidasi ekonomi di dalam negeri harus kuat, namun tetap memperhitungkan dampak ekonomi global sebagai faktor eksternal. Salah satu yang harus dilakukan Indonesia memperkuat supply chain atau rantai pasok di segala sektor.

"Ketika konsolidasi di dalam negeri kuat, eksternal fighter kita harus diperhitungkan karena inikan supply chain, rantai pasok. Nah ini kita mesti waspada, terlepas di tahun ini kita lihat bagus, 2023 kita harus waspada," ungkap Erick, Senin (15/8/2022).

Pemerintah memang optimistis Indonesia mampu bertahan di tengah tekanan resesi dunia. Beberapa indikator ekonomi terus menunjukkan tren positif dengan berbagai kebijakan penting yang diambil pemerintah.

Krisis ekonomi global semakin nyata terlihat. Apa yang terjadi dengan Sri Lanka yang tidak mampu membayar kewajiban obligasi (surat utang) di tahun ini, menjadi salah satu buktinya. Negara yang terletak di kawasan Asia Selatan itu masuk dalam krisis ekonomi terparah dan dinyatakan bangkrut.

Baca Juga: Menko Airlangga Optimistis Indonesia Tidak Masuk Jurang Resesi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Joy Air Bangkrut, Ribuan...
Joy Air Bangkrut, Ribuan Penumpang di China Telantar
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Spirit Airlines Tutup...
Spirit Airlines Tutup karena Jadi Korban Perang Iran, Ini Respons Pemerintah Trump
Presiden Prabowo: Dunia...
Presiden Prabowo: Dunia Sekarang Penuh Ketidakpastian, Bahkan Bahaya
Rekomendasi
Bangun Pendidikan Hukum,...
Bangun Pendidikan Hukum, Peradi Profesional Gandeng 112 PTN dan PTS se- Indonesia
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Berita Terkini
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved