Mendag Zulhas Ungkap Alasan Musnahkan Baju Bekas Senilai Rp8,5 Miliar

Senin, 15 Agustus 2022 - 18:35 WIB
loading...
Mendag Zulhas Ungkap...
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan. Foto/MPI/Viola Triamanda
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyatakan, langkah Kementerian Perdagangan (Kemendag) memusnahkan 750 bal pakaian bekas asal impor senilai Rp8,5 miliar pada akhir pekan lalu merupakan upaya melindungi industri dan produk dalam negeri, khususnya tekstil Indonesia.

"Kalau cinta Indonesia tentu industri tekstil juga harus dilindungi. Jangan bilangnya cinta Indonesia tapi malah beli produk bekas yang diimpor secara bebas ke sini,'' ujarnya saat pembukaan Indonesia Retail Summit 2022 di Jakarta, Senin (15/8/22).

Baca juga: Gerakan Jumat Bersih, Mendag Musnahkan 750 Bal Pakaian Bekas Senilai Rp8,5 Miliar

Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan, berharap agar gerakan cinta produk lokal tidak hanya sebatas ucapan namun juga diwujudkan melalui perilaku.

"Kualitas produk lokal sudah semakin bagus dan mendapatkan support dari semua pihak. Tentu Kemendag juga mengupayakan untuk terbukanya pintu ekspor bagi produk dalam negeri,” kata politisi PAN itu.

Baca juga: Bertemu di Sarinah, Zulhas Berharap Bisa Dukung Sandiaga Uno di Pilpres 2024

Lebih lanjut, Mendag mengapresiasi penyelenggaraan Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI) 2022 oleh Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo).

Menurut dia, salah satu penyokong pertumbuhan ekonomi adalah konsumsi dan belanja pemerintah serta masyarakat.



"Jadi kalau kita menghadirkan diskon tentu masyarakat akan tertarik untuk belanja dan ini bisa meningkatkan omzet penjualan," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Bea Cukai Respons Munculnya...
Bea Cukai Respons Munculnya Nama Dirjen Djaka Budi Utama dalam Dakwaan Kasus Suap Impor
Kopdes Merah Putih dan...
Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Diserbu Pendaftar, 383.830 Orang Incar Posisi Manager
4 Juta Barel Minyak...
4 Juta Barel Minyak Iran Tiba di India Sebelum Berakhirnya Masa Tenggang Sanksi AS
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
Rekomendasi
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
3 Tim Pertama Tersingkir...
3 Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Dua Jadi Korban Aturan Baru FIFA
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Berita Terkini
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved