Pendapatan Lippo Karawaci Naik Tipis Tembus Rp3,1 Triliun
Selasa, 30 Juni 2020 - 14:18 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, penjualan lahan industri sebesar Rp59 miliar serta penjualan lahan komersial dan rumah toko sebesar Rp57 miliar di kuartal I 2020, dibandingkan tidak ada penjualan pada kuartal I 2019, turut mendorong pertumbuhan pendapatan LPCK.
Untuk Siloam Hospitals mencatat pertumbuhan pendapatan yang sehat di kuartal I 2020 sebesar 9,7% menjadi Rp1,88 triliun dari Rp1,71 triliun di tahun sebelumnya. "Jumlah tersebut berkontribusi 77,5% dari total pendapatan recurring di kuartal pertama 2020 dibandingkan dengan kontribusi sebesar 75,9% di kuartal I 2019," jelas John.
Pada kuartal I 2020, Siloam mengoperasikan 37 rumah sakit di seluruh Indonesia. Secara keseluruhan, pendapatan LPKR dari segmen bisnis Real Estate Management & Services meningkat 7,3% menjadi Rp2,4 triliun, yang merupakan 77% dari total pendapatan di kuartal I 2020 dibandingkan dengan 77,9% di kuartal I 2019.
John menuturkan, LPKR membukukan laba bruto sebesar Rp1,33 triliun di kuartal I 2020 dibandingkan dengan Rp1,24 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Sementara EBITDA LPKR di kuartal I 2020 meningkat 50,4% menjadi Rp705 miliar dari Rp469 miliar di kuartal I 2019.
"Sementara itu, kami harus melakukan penyesuaian dengan adanya adopsi PSAK 73 baru-baru ini. PSAK 73 menyebabkan perubahan dari Beban Sewa ke Biaya Bunga, sehingga EBITDA tampak menjadi lebih tinggi," tegas John. Baca: Bantu Penanganan Covid-19 di Jatim, Lippo Karawaci Sumbang 25.000 APD
Dampaknya, lanjut dia, sebesar Rp128 miliar yang menyiratkan normalisasi EBITDA sebesar Rp577 miliar, atau naik 23%. Real Estate Development memimpin pertumbuhan EBITDA, dengan meningkat 108% menjadi Rp148 miliar. Disamping itu, Siloam membukukan pertumbuhan EBITDA yang kuat sebesar 31,3% menjadi Rp304 miliar.
Untuk Siloam Hospitals mencatat pertumbuhan pendapatan yang sehat di kuartal I 2020 sebesar 9,7% menjadi Rp1,88 triliun dari Rp1,71 triliun di tahun sebelumnya. "Jumlah tersebut berkontribusi 77,5% dari total pendapatan recurring di kuartal pertama 2020 dibandingkan dengan kontribusi sebesar 75,9% di kuartal I 2019," jelas John.
Pada kuartal I 2020, Siloam mengoperasikan 37 rumah sakit di seluruh Indonesia. Secara keseluruhan, pendapatan LPKR dari segmen bisnis Real Estate Management & Services meningkat 7,3% menjadi Rp2,4 triliun, yang merupakan 77% dari total pendapatan di kuartal I 2020 dibandingkan dengan 77,9% di kuartal I 2019.
John menuturkan, LPKR membukukan laba bruto sebesar Rp1,33 triliun di kuartal I 2020 dibandingkan dengan Rp1,24 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Sementara EBITDA LPKR di kuartal I 2020 meningkat 50,4% menjadi Rp705 miliar dari Rp469 miliar di kuartal I 2019.
"Sementara itu, kami harus melakukan penyesuaian dengan adanya adopsi PSAK 73 baru-baru ini. PSAK 73 menyebabkan perubahan dari Beban Sewa ke Biaya Bunga, sehingga EBITDA tampak menjadi lebih tinggi," tegas John. Baca: Bantu Penanganan Covid-19 di Jatim, Lippo Karawaci Sumbang 25.000 APD
Dampaknya, lanjut dia, sebesar Rp128 miliar yang menyiratkan normalisasi EBITDA sebesar Rp577 miliar, atau naik 23%. Real Estate Development memimpin pertumbuhan EBITDA, dengan meningkat 108% menjadi Rp148 miliar. Disamping itu, Siloam membukukan pertumbuhan EBITDA yang kuat sebesar 31,3% menjadi Rp304 miliar.
Lihat Juga :