Tawarkan Harga Terjangkau dan Lokasi Strategis, 400 Rumah Cilok Ludes Terjual
Rabu, 17 Agustus 2022 - 09:34 WIB
loading...
A
A
A
Karenanya, lanjut dia, sekarang Kawasan Hunian Cilok sudah dihuni oleh 200 kepala keluarga atau sekitar 50% dari total unit yang terjual. Capaian itu mendorong optimisme pengembang BIG untuk menyelesaikan pembangunan dan pemasaran seluruh unit rumahnya bisa sold out di akhir tahun 2023.
Proyek Cilok menawarkan empat pilihan rumah, mencakup tipe Anggrek (27/60 m2), New Anggrek (27/66 m2), New Tulip (30/66 m2), dan Chrisant (36/66 m2), dengan kisaran harga mulai dari Rp200 jutaan hingga Rp400 jutaan per unit.
Dijelaskan Vin, Cilok diperuntukkan bagi segmen pasar keluarga muda dan generasi milenial yang sedang mencari hunian pertama. Karena itu, pengembang memberikan banyak kemudahan agar mereka segera dapat mewujudkan impian memiliki rumah berkualiaas dengan harga terjangkau.
“Antara lain, kami menawarkan program all in langsung huni. Masyarakat tidak perlu memilikirkan down payment (DP), biaya KPR, dan asuransi, cukup membayar booking fee Rp1 juta sudah bisa punya rumah. Cicilan KPR-nya juga terbilang ringan, hanya Rp1,6 juta hingga Rp2,3 juta per bulan,” paparnya.
Vin mengklaim, promo marketing yang ditawarkan sejak awal pemasaran itu menjadi salah satu daya tarik cukup kuat bagi para pencari rumah. Sebab, selain pertama kali ditawarkan pengembang di daerah Jonggol, kemudahaan cara bayar tersebut juga menjadi solusi paling tepat di tengah pandemi.
Selain udara relatif masih sejuk, faktor menarik lainnya dalam pengembangan perumahan di Jonggol adalah harga yang ditawarkan pengembang masih lebih murah bila dibandingkan dengan hunian tapak di Cibubur, Kota Bekasi, ataupun Kabupaten Bekasi.
Membeli rumah di Jonggol merupakan salah satu bentuk investasi walaupun mungkin tujuan utama pembeliannya adalah untuk dihuni (end-user). Sebab, level harga masih murah dan berada di wilayah yang masih terus berkembang.
Proyek Cilok menawarkan empat pilihan rumah, mencakup tipe Anggrek (27/60 m2), New Anggrek (27/66 m2), New Tulip (30/66 m2), dan Chrisant (36/66 m2), dengan kisaran harga mulai dari Rp200 jutaan hingga Rp400 jutaan per unit.
Dijelaskan Vin, Cilok diperuntukkan bagi segmen pasar keluarga muda dan generasi milenial yang sedang mencari hunian pertama. Karena itu, pengembang memberikan banyak kemudahan agar mereka segera dapat mewujudkan impian memiliki rumah berkualiaas dengan harga terjangkau.
“Antara lain, kami menawarkan program all in langsung huni. Masyarakat tidak perlu memilikirkan down payment (DP), biaya KPR, dan asuransi, cukup membayar booking fee Rp1 juta sudah bisa punya rumah. Cicilan KPR-nya juga terbilang ringan, hanya Rp1,6 juta hingga Rp2,3 juta per bulan,” paparnya.
Vin mengklaim, promo marketing yang ditawarkan sejak awal pemasaran itu menjadi salah satu daya tarik cukup kuat bagi para pencari rumah. Sebab, selain pertama kali ditawarkan pengembang di daerah Jonggol, kemudahaan cara bayar tersebut juga menjadi solusi paling tepat di tengah pandemi.
Selain udara relatif masih sejuk, faktor menarik lainnya dalam pengembangan perumahan di Jonggol adalah harga yang ditawarkan pengembang masih lebih murah bila dibandingkan dengan hunian tapak di Cibubur, Kota Bekasi, ataupun Kabupaten Bekasi.
Membeli rumah di Jonggol merupakan salah satu bentuk investasi walaupun mungkin tujuan utama pembeliannya adalah untuk dihuni (end-user). Sebab, level harga masih murah dan berada di wilayah yang masih terus berkembang.
Lihat Juga :