BRI Life Kukuhkan Diri Sebagai Perusahaan Asuransi Jiwa dengan APE Terbesar Kedua

Jum'at, 19 Agustus 2022 - 19:27 WIB
loading...
BRI Life Kukuhkan Diri...
BRI Life catatakan kinerja positif di semester I-2022. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - BRILife terus membukukan kinerja positifnya di tengah-tengah kondisi industri asuransi jiwa yang masih terkoreksi. Kinerja positif ditunjukan dengan capaian keuangan semester I-2022 yang terus bertumbuh, baik dari sisi yoy (year on year) maupun dari sisi market share.

Baca juga: Lampaui Kinerja Pra-Pandemi, Industri Asuransi Jiwa Raih Pendapatan Rp62 Triliun

Pada semester I-2022, BRILife mampu membukukan total pendapatan usaha sebesar Rp4,69 triliun, tumbuh 44% yoy (year on year). Pendapatan premi bruto mencapai Rp4,66 triliun, tumbuh 38% yoy. Dari sisi APE (annualized premium equivalent) juga menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik, mencapai Rp1,54 triliun.

Angka APE itu tumbuh lebih dari 20% yoy, di tengah-tengah pertumbuhan pasar asuransi jiwa yang sedang terkontraksi sehingga BRI Life dapat dikatakan sebagai perusahaan asuransi jiwa dengan APE bancassurance terbesar di Indonesia. Pencapaian APE ini menghasilkan value of new business (VONB) sebesar Rp545,4 Miliar, tumbuh 37% yoy.

Direktur Utama BRILife Iwan Pasila mengatakan, pertumbuhan berkelanjutan ini ditopang oleh dukungan induk usaha di BRI dan FWD sehingga dapat melakukan penetrasi lebih dalam ke nasabah retail dan mikro dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital.

“Kami akan terus bergerak melakukan penetrasi yang semakin dalam di seluruh segmen BRI dengan memanfaatkan teknlogi digital untuk memberikan hasil yang efisien bagi pemegang polis dan induk usaha,” kata Iwan, Jumat (19/8/2022).

BRI Life Kukuhkan Diri Sebagai Perusahaan Asuransi Jiwa dengan APE Terbesar Kedua


Hal ini sejalan dengan inisiatif untuk mendukung pencapaian visi induk usaha di BRI untuk menjadi Champion di Financial Inclusion dan visi FWD untuk mengubah cara pandang orang terhadap asuransi. Jumlah tertanggung BRI Life juga terus tumbuh hingga mencapai 18,86 juta tertanggung di akhir Juni 2022 atau tumbuh sebesar 31% secara yoy.

BRILife terus berupaya untuk senantiasa dapat memenuhi komitmennya kepada pemegang polis maupun ahli waris. Pada semester I-2022, BRILife telah membayarkan total manfaat sebesar Rp2,25 triliun kepada para pemegang polis, turun 5% yoy.

Penurunan jumlah manfaat ini ditopang oleh penurunan klaim kematian karena penanganan pandemi Covid-19 yang sangat baik yang dilakukan oleh pemerintah. Kami terus berupaya untuk meningkatkan kecepatan dan ketepatan proses klaim untuk memastikan pemegang polis dan ahli waris memperoleh klaim pertanggungan dengan cepat dan akurat.

Total Aset BRILife sampai dengan Q2 2022 mencapai Rp20,32 triliun, tumbuh 17% yoy. Posisi solvabilitas BRI Life sangat kuat, mencapai 532%, jauh di atas tingkat RBC yang dipersyaratkan oleh Otoritas Jasa Keuangan sebesar minium 120%.

Baca juga: KPK Tetapkan Mantan Kepala BPKAD Jatim Tersangka Korupsi Bantuan Keuangan

BRILife terus berupaya untuk melakukan penetrasi yang lebih dalam kepada seluruh nasabah BRI. Pada semester I-2022 BRILife dapat membukukan APE sebesar Rp1,54 triliun dengan pangsa pasar mencapai 8,3%, tumbuh dari pangsa pasar tahun lalu yang mencapai 5,9%. Jika diperhatikan dengan metode perhitungan yang sama, maka--pasca-spin off-nya Prudential Syariah--BRI Life saat ini menjadi perusahaan asuransi jiwa dengan APE terbesar kedua di Indonesia. BRILife terus berupaya untuk mengembangkan usaha menjadi perusahaan asuransi jiwa pilihan rakyat Indonesia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
JRP Insurance Hadir...
JRP Insurance Hadir di Jakarta Fair 2026, Jamin Perlindungan Asuransi bagi Pengunjung
Perkuat Pembangunan...
Perkuat Pembangunan Daerah, Askrindo Jalin Sinergi Strategis dengan Kabupaten Soppeng
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Awali 2026 dengan Kinerja...
Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional
Rekomendasi
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Iran Tersingkir dari...
Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Gagal Lolos Akibat Gol di Detik Terakhir
Berita Terkini
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Infografis
10 Negara dengan Utang...
10 Negara dengan Utang China Terbesar, Indonesia Urutan Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved