Jantung Industri Eropa Terancam Eksodus Pabrik Imbas Krisis Gas
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 22:28 WIB
loading...
A
A
A
Produsen tembaga terbesar di Eropa, Aurubis AG yang berbasis di Hamburg sedang mempertimbangkan penghematan penggunaan gas dan meneruskan biaya listrik kepada pelanggan. Pernyataan itu disampaikan oleh CEO, Roland Harings pada 5 Agustus, lalu.
Sementara raksasa produsen gula, Suedzucker AG sedang menyusun rencana energi darurat jika Rusia benar-benar memutus pasokan gas ke Jerman, kata seorang juru bicara melalui email.
BMW AG sedang mematangkan persiapan menghadapi potensi kekurangan pasokan gas. Pembuat mobil yang berbasis di Munich itu menjalankan 37 fasilitas bertenaga gas yang menghasilkan panas dan listrik pada pabrik-pabrik di Jerman dan Austria, dan sedang mempertimbangkan untuk menggunakan utilitas lokal sebagai gantinya.
Selanjutnya perusahaan pengemasan, Delkeskamp Verpackungswerke GmbH berencana untuk menutup pabrik kertas di kota utara Nortrup karena biaya energi yang terlalu tinggi. Dimana 70 karyawan telah kehilangan pekerjaan mereka.
Kenaikan harga energi yang berkepanjangan mungkin akan mengubah lanskap ekonomi benua itu, kata Simone Tagliapietra, peneliti senior di lembaga think tank Bruegel yang berbasis di Brussels.
"Beberapa industri akan berada di bawah tekanan serius dan harus memikirkan kembali produksi mereka di Eropa," katanya.
Sementara raksasa produsen gula, Suedzucker AG sedang menyusun rencana energi darurat jika Rusia benar-benar memutus pasokan gas ke Jerman, kata seorang juru bicara melalui email.
BMW AG sedang mematangkan persiapan menghadapi potensi kekurangan pasokan gas. Pembuat mobil yang berbasis di Munich itu menjalankan 37 fasilitas bertenaga gas yang menghasilkan panas dan listrik pada pabrik-pabrik di Jerman dan Austria, dan sedang mempertimbangkan untuk menggunakan utilitas lokal sebagai gantinya.
Selanjutnya perusahaan pengemasan, Delkeskamp Verpackungswerke GmbH berencana untuk menutup pabrik kertas di kota utara Nortrup karena biaya energi yang terlalu tinggi. Dimana 70 karyawan telah kehilangan pekerjaan mereka.
Kenaikan harga energi yang berkepanjangan mungkin akan mengubah lanskap ekonomi benua itu, kata Simone Tagliapietra, peneliti senior di lembaga think tank Bruegel yang berbasis di Brussels.
"Beberapa industri akan berada di bawah tekanan serius dan harus memikirkan kembali produksi mereka di Eropa," katanya.
(akr)
Lihat Juga :