SKK Migas Pede Produksi Minyak di Blok Rokan Bisa Mengalahkan Blok Cepu

Senin, 22 Agustus 2022 - 18:19 WIB
loading...
SKK Migas Pede Produksi...
Blok Rokan diyakini masih menyimpan segudang potensi migas. Perihal produksi minyak siap jual atau lifting di Blok Rokan, SKK Migas sangat yakin dapat menyaingi capaian lifting Blok Cepu. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Blok Rokan diyakini masih menyimpan segudang potensi migas yang bisa dikembangkan lebih lanjut. Perihal produksi minyak siap jual atau lifting di Blok Rokan, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi ( SKK Migas ) sangat yakin dapat menyaingi capaian lifting Blok Cepu.

Baca Juga: SKK Migas Ungkap Fakta Chevron Bukan Sengaja Mundur dari Blok Rokan

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto mengatakan, bahwa Blok Rokan memiliki potensi untuk kembali menduduki posisi atas dalam kontribusi lifting minyak nasional dan mengalahkan Blok Cepu yang saat ini berada di posisi pertama. Pasalnya, Blok Rokan mempunyai cadangan yang cukup besar untuk dikembangkan kembali.

"Potensi akan menyalip, karena Blok Rokan cadangannya cukup besar mengenai keekonomian pemerintah dalam hal kebijakan sangat mendukung pengembangan dan investasi migas," kata Soetjipto dalam daring acara Energy Corner, Senin (22/8/2022).

Soetjipto mengatakan bahwa pemerintah kini tidak lagi hanya bicara mengenai bagi hasil migas (minyak dan gas bumi), namun yang pertama adalah upaya peningkatan produksi. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mendukung kemandirian energi dan terciptanya lapangan kerja.

"Ketiga, multiplier effect kaitannya untuk kontribusi nasional yang lain aspek perpajakan sekarang sangat fleksibel. Government mengenai perhitungan selalu mendukung agar selalu ekonomis dalam mengelola blok tersebut," kata dia.

Baca Juga: Setahun di Pangkuan Ibu Pertiwi, Blok Rokan Setor Rp30 Triliun

Dia berharap produksi Blok Rokan pada tahun depan ditargetkan dapat mencapai 170-180 ribu barel per hari (bph). Salah satunya melalui pengeboran masif dan agresif serta kerja sama dengan pihak lain untuk pengembangan sumur idle.

"Pemerintah sudah targetkan 1 juta barel di 2030 tentu saja potensinya akan tidak hanya dari Cepu tetapi dari kegiatan pengembangan EOR di WK-WK yang lain yang kita harapkan cukup besar. Jangka panjang pengembangan migas non konvensional yang sat ini mulai dilirik dari luar negeri dan dalam negeri untuk ekspor lebih dalam potensi Indonesia dalam minyak konvensional," kata dia.

Sebagaimana diketahui, produksi minyak nasional saat ini ditopang oleh dua blok jumbo, yaitu Blok Rokan dan Blok Cepu. Adapun lifting Blok Cepu saat ini berada di level 160-170 ribu barel per hari (bph), sementara Blok Rokan sekitar 160-165 ribu bph.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PHE Catat Produksi Migas...
PHE Catat Produksi Migas 1,03 Juta BOEPD di 2025, Kuasai 65% Lifting Minyak RI
Hasil Efisiensi, PHE...
Hasil Efisiensi, PHE ONWJ Cetak Produksi Minyak Murni 1.321 BOPD
OPEC Belum Tamat usai...
OPEC Belum Tamat usai Ditinggal UEA, 7 Raksasa Minyak Geber Produksi 188.000 Barel/Hari
SKK Migas dan Sucofindo...
SKK Migas dan Sucofindo Perkuat TKDN Pompa Industri Lokal
Blokade Selat Hormuz,...
Blokade Selat Hormuz, Pendapatan Minyak Arab Saudi Anjlok Rp1,6 Triliun per Hari
Dunia Kehilangan Produksi...
Dunia Kehilangan Produksi Minyak Rp856 Triliun Imbas Perang Iran, Dampaknya Bertahun-tahun
Putin Peringatkan Produksi...
Putin Peringatkan Produksi Minyak Teluk bisa Berhenti Total dalam Sebulan
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Tanyakan Soal Tarif Dagang dan Dampak Perang Timteng
Pramono Panggil Dirut...
Pramono Panggil Dirut TransJakarta soal Kecelakaan yang Menewaskan Pejabat SKK Migas
Rekomendasi
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved