Sri Mulyani Beri 2 Pilihan Jika Tak Mau Harga BBM Subsidi Naik
Rabu, 24 Agustus 2022 - 09:42 WIB
loading...
Menkeu Sri Mulyani. Foto/Dok MPI/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan, hanya ada dua upaya yang bisa dilakukan pemerintah selain menaikan harga BBM bersubsidi. Dua hal tersebut yakni pembatasan konsumsi Pertalite dan solar subsidi, atau menambah anggaran subsidi.
Terkait hal itu, Menkeu masih berkoordinasi dengan sejumlah kementerian terkait, juga dengan PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero).
Sri mengungkapkan, dirinya telah diminta Presiden Joko Widodo untuk menghitung proyeksi dampak konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terhadap anggaran hingga akhir tahun.
Baca juga: Soal Kenaikan Harga BBM Subsidi, Jokowi: Semuanya Saya Suruh Ngitung Betul Sebelum Diputuskan
Bendahara negara itu mengatakan bahwa jika pemerintah tidak menaikkan harga BBM subsidi khususnya Pertalite dan solar, maka konsekuensinya harus ada tambahan subsidi sebesar Rp198 triliun .
"Kalau kita tidak menaikkan BBM, kalau tidak dilakukan apa apa, tidak ada pembatasan, tidak ada apa-apa, maka Rp502 triliun nggak akan cukup," kata Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, dikutip Rabu (24/8/2022).
Baca juga: Sri Mulyani Pusing Jika Harga BBM Tak Naik, Subsidi Jebol Jadi Rp698 Triliun
Terkait hal itu, Menkeu masih berkoordinasi dengan sejumlah kementerian terkait, juga dengan PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero).
Sri mengungkapkan, dirinya telah diminta Presiden Joko Widodo untuk menghitung proyeksi dampak konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terhadap anggaran hingga akhir tahun.
Baca juga: Soal Kenaikan Harga BBM Subsidi, Jokowi: Semuanya Saya Suruh Ngitung Betul Sebelum Diputuskan
Bendahara negara itu mengatakan bahwa jika pemerintah tidak menaikkan harga BBM subsidi khususnya Pertalite dan solar, maka konsekuensinya harus ada tambahan subsidi sebesar Rp198 triliun .
"Kalau kita tidak menaikkan BBM, kalau tidak dilakukan apa apa, tidak ada pembatasan, tidak ada apa-apa, maka Rp502 triliun nggak akan cukup," kata Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, dikutip Rabu (24/8/2022).
Baca juga: Sri Mulyani Pusing Jika Harga BBM Tak Naik, Subsidi Jebol Jadi Rp698 Triliun
Lihat Juga :