Wantannas Dorong Optimalisasi Penyerapan Beras dan Kedelai di Yogyakarta
Rabu, 24 Agustus 2022 - 16:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Jokowi Jamin Ketercukupan Pangan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
Fokus peningkatan potensi kedelai di Bantul ini sendiri dilaksanakan menimbang kebutuhan komoditi ini yang sekitar 80 persennya masih diperoleh secara impor. "Ya 80 persen ini masih impor, yang lainnya hanya untuk kecap. Nah, yang untuk dikonsumsi ini. Masyarakat belum menyadari, bahwa tiap hari kita makan tahu tempe, tapi kita belum bisa menanam sendiri," urainya.
Produksi kedelai di Bantul, rencananya didongkrak bersama penghasil lain seperti, Grobogan dan daerah lain di luar pulau Jawa sehingga kebutuhan konsumsi Tanah Air bisa terpenuhi. Di satu sisi, Wantannas juga akan melakukan sosialisasi pemanfaatan SRG kepada pemerintah daerah hingga tingkat petani dan nelayan. Termasuk, melalui koordinasi bersama Kementerian Perdagangan. "Ada 123 SRG yang sudah tersebar di Indonesi. Tapi, yang jalan itu sekitar 40 persen," pungkasnya.
Fokus peningkatan potensi kedelai di Bantul ini sendiri dilaksanakan menimbang kebutuhan komoditi ini yang sekitar 80 persennya masih diperoleh secara impor. "Ya 80 persen ini masih impor, yang lainnya hanya untuk kecap. Nah, yang untuk dikonsumsi ini. Masyarakat belum menyadari, bahwa tiap hari kita makan tahu tempe, tapi kita belum bisa menanam sendiri," urainya.
Produksi kedelai di Bantul, rencananya didongkrak bersama penghasil lain seperti, Grobogan dan daerah lain di luar pulau Jawa sehingga kebutuhan konsumsi Tanah Air bisa terpenuhi. Di satu sisi, Wantannas juga akan melakukan sosialisasi pemanfaatan SRG kepada pemerintah daerah hingga tingkat petani dan nelayan. Termasuk, melalui koordinasi bersama Kementerian Perdagangan. "Ada 123 SRG yang sudah tersebar di Indonesi. Tapi, yang jalan itu sekitar 40 persen," pungkasnya.
(nng)
Lihat Juga :