HUT ke-276, Pos Indonesia Berkomitmen Terus Beradaptasi dengan Teknologi
Jum'at, 26 Agustus 2022 - 13:12 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga:Perluas Market Internasional, Pos Indonesia Luncurkan Pos Migran Indonesia)
Selain itu, torehan prestasi dan beragam penghargaan yang diraih, menjadi penegas Pos Indonesia membuat catatan tapor yang bagus. “Terbukti menjalankan pengelolaan perusahaan dengan baik dan benar, dengan bantuan teknologi,” kata dia.
Inovasi mulai dilakukan Pos Indonesia dengan membentuk direktorat pengembangan bisnis dan portofolio manajemen. Direktorat tersebut nantinya akan fokus melakukan serangkaian uji coba untuk menghasilkan inovasi.
“Pak Faizal (Faizal Rochmad Djoemadi, Direktur Utama PT Pos Indonesia) mengumpulkan milenial untuk membentuk skuad yang bertugas melakukan penelitian, percobaan, kreativitas, hingga membuat produk,” jelas Tata.
(Baca juga:Gandeng ACT, Pos Indonesia Maksimalkan Aplikasi Pos Giro Mobile)
Selain itu, di dalam tubuh Pos Indonesia pun dilakukan pembenahan dari sisi sumber daya manusia (SDM). Semua karyawan dibekali pengetahuan dan pelatihan digitalisasi agar pola pikirnya berubah menjadi "mindset digital". Untuk perekrutan karyawan baru diwajibkan memiliki kemampuan coding, dan berpengalaman membuat aplikasi dan website.
Selain itu, torehan prestasi dan beragam penghargaan yang diraih, menjadi penegas Pos Indonesia membuat catatan tapor yang bagus. “Terbukti menjalankan pengelolaan perusahaan dengan baik dan benar, dengan bantuan teknologi,” kata dia.
Inovasi mulai dilakukan Pos Indonesia dengan membentuk direktorat pengembangan bisnis dan portofolio manajemen. Direktorat tersebut nantinya akan fokus melakukan serangkaian uji coba untuk menghasilkan inovasi.
“Pak Faizal (Faizal Rochmad Djoemadi, Direktur Utama PT Pos Indonesia) mengumpulkan milenial untuk membentuk skuad yang bertugas melakukan penelitian, percobaan, kreativitas, hingga membuat produk,” jelas Tata.
(Baca juga:Gandeng ACT, Pos Indonesia Maksimalkan Aplikasi Pos Giro Mobile)
Selain itu, di dalam tubuh Pos Indonesia pun dilakukan pembenahan dari sisi sumber daya manusia (SDM). Semua karyawan dibekali pengetahuan dan pelatihan digitalisasi agar pola pikirnya berubah menjadi "mindset digital". Untuk perekrutan karyawan baru diwajibkan memiliki kemampuan coding, dan berpengalaman membuat aplikasi dan website.
Lihat Juga :