Yamaha Gear Jadi Pilihan Berkendara Bareng Anak, Hal Ini Wajib Diperhatikan
Selasa, 30 Agustus 2022 - 20:29 WIB
loading...
A
A
A
1. Perlengkapan berkendara
Baik pengendara maupun anak wajib menggunakan perlengkapan berkendara untuk mendukung keselamatan dalam berkendara, seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang dan sepatu.
2. Pilih sepeda motor yang praktis dan ramah untuk digunakan bersama anak
Gunakan sepeda motor yang pas, tidak terlalu besar untuk digunakan bersama anak. Saat mengantar jemput anak sekolah seringkali membawa banyak barang bawaan, seperti tas dan botol minum.
3. Posisi Duduk Anak
Sebaiknya membonceng anak di bagian belakang, pastikan tangan anak sudah bisa memegang kuat pengendara. Hal ini penting agar tidak mengganggu keseimbangan saat berkendara. Bisa juga ditambahkan sabuk pembonceng sehingga keseimbangan dan posisi anak dapat lebih terjaga.
4. Kontrol akselerasi, pengereman, dan kecepatan
Pengendara perlu mengontrol akselerasi seperti bukaan gas yang lebih halus serta pengereman saat mengurangi kecepatan. Kemudian pengendara perlu menghindari kecepatan tinggi, disarankan berkendara menggunakan kecepatan rendah ke menengah untuk menjaga kondisi motor tetap stabil dan anak tetap nyaman.
5. Atur waktu dan rute yang ditempuh
Mengatur waktu dan rute yang ditempuh saat berkendara juga diperlukan karena anak memiliki ketahanan fisik yang berbeda dibandingkan orang dewasa. Seperti berangkat lebih pagi untuk menghindari kemacetan sehingga dapat sampai lebih cepat. Pilih rute jalan yang tidak dilalui kendaraan besar dan hindari jalanan rusak.
Baik pengendara maupun anak wajib menggunakan perlengkapan berkendara untuk mendukung keselamatan dalam berkendara, seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang dan sepatu.
2. Pilih sepeda motor yang praktis dan ramah untuk digunakan bersama anak
Gunakan sepeda motor yang pas, tidak terlalu besar untuk digunakan bersama anak. Saat mengantar jemput anak sekolah seringkali membawa banyak barang bawaan, seperti tas dan botol minum.
3. Posisi Duduk Anak
Sebaiknya membonceng anak di bagian belakang, pastikan tangan anak sudah bisa memegang kuat pengendara. Hal ini penting agar tidak mengganggu keseimbangan saat berkendara. Bisa juga ditambahkan sabuk pembonceng sehingga keseimbangan dan posisi anak dapat lebih terjaga.
4. Kontrol akselerasi, pengereman, dan kecepatan
Pengendara perlu mengontrol akselerasi seperti bukaan gas yang lebih halus serta pengereman saat mengurangi kecepatan. Kemudian pengendara perlu menghindari kecepatan tinggi, disarankan berkendara menggunakan kecepatan rendah ke menengah untuk menjaga kondisi motor tetap stabil dan anak tetap nyaman.
5. Atur waktu dan rute yang ditempuh
Mengatur waktu dan rute yang ditempuh saat berkendara juga diperlukan karena anak memiliki ketahanan fisik yang berbeda dibandingkan orang dewasa. Seperti berangkat lebih pagi untuk menghindari kemacetan sehingga dapat sampai lebih cepat. Pilih rute jalan yang tidak dilalui kendaraan besar dan hindari jalanan rusak.
(luq)
Lihat Juga :