Mendag Minta Kepala Daerah Bantu Kendalikan Harga Kebutuhan Pokok
Rabu, 31 Agustus 2022 - 08:27 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Presiden Pertama Uni Soviet Mikhail Gorbachev Meninggal pada Usia 91 Tahun
Dia mengatakan, harga telur ayam mengalami kenaikan 6% dibandingkan bulan lalu. Berdasarkan catatan Kementerian Perdagangan (Kemendag), harga telur ayam ras di Jawa Timur dan Jawa Tengah berkisar Rp28.000-30.000/kg. Sementara di DKI Jakarta masih menyentuh Rp33.000/kg. Kemudian di Sumatera hingga Lampung rata-rata di bawah Rp30.000/kg. "Di Kalimantan Rp 30.000-an, memang yang masih tinggi itu di Papua dan Maluku. Tapi trennya sudah turun," paparnya.
Terkait penyebab tingginya harga telur, Mendag menyebut selain karena afkir dini dan bansos, hal itu juga bisa disebabkan berbagai faktor lain seperti musim, keperluan besar yang mendadak seperti pandemi dan acara besar.
Dengan mengidentifikasi faktor-faktor itu, kata dia, pemerintah daerah bisa menentukan langkah-langkah agar harga tidak terus menerus tinggi. Dia berharap pengendalian harga dapat segera dilakukan karena jika lonjakan ini berlangsung lama, maka akan berdampak terhadap inflasi. Sebagai upaya mitigasi, dia mengimbau kepala daerah agar sering turun ke lapangan memantau kondisi.
"Karena itu kalau ada gejolak harga, mestinya pemerintah daerah juga bisa mengambil langkah-langkah, tidak hanya pusat," tandasnya.
Dia mengatakan, harga telur ayam mengalami kenaikan 6% dibandingkan bulan lalu. Berdasarkan catatan Kementerian Perdagangan (Kemendag), harga telur ayam ras di Jawa Timur dan Jawa Tengah berkisar Rp28.000-30.000/kg. Sementara di DKI Jakarta masih menyentuh Rp33.000/kg. Kemudian di Sumatera hingga Lampung rata-rata di bawah Rp30.000/kg. "Di Kalimantan Rp 30.000-an, memang yang masih tinggi itu di Papua dan Maluku. Tapi trennya sudah turun," paparnya.
Terkait penyebab tingginya harga telur, Mendag menyebut selain karena afkir dini dan bansos, hal itu juga bisa disebabkan berbagai faktor lain seperti musim, keperluan besar yang mendadak seperti pandemi dan acara besar.
Dengan mengidentifikasi faktor-faktor itu, kata dia, pemerintah daerah bisa menentukan langkah-langkah agar harga tidak terus menerus tinggi. Dia berharap pengendalian harga dapat segera dilakukan karena jika lonjakan ini berlangsung lama, maka akan berdampak terhadap inflasi. Sebagai upaya mitigasi, dia mengimbau kepala daerah agar sering turun ke lapangan memantau kondisi.
"Karena itu kalau ada gejolak harga, mestinya pemerintah daerah juga bisa mengambil langkah-langkah, tidak hanya pusat," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :