Tiga Angka Nol Rupiah Versi Baru Hilang, Sinyal Redenominasi Dimulai?

Rabu, 31 Agustus 2022 - 20:16 WIB
loading...
Tiga Angka Nol Rupiah...
Ilustrasi uang. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) resmi mengeluarkan uang baru atau rupiah kertas tahun emisi 2022 untuk pecahan Rp1.000 hingga Rp100 ribu. Hal itu bertepatan dengan HUT ke-77 RI. Bila diterawang, BI tak memasukkan tiga angka nol paling belakang di uang baru tersebut.

Dalam pecahan Rp100 ribu misalnya, cuma terlihat tokoh Soekarno, Mohammad Hatta, dan angka Rp100. Begitu juga dengan pecahan lainnya, seperti Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10 ribu, Rp20 ribu, dan Rp50 ribu. Hal itu pun memunculkan wacana redenominasi. Rencana redenominasi rupiah sebenarnya sudah ada sejak akhir tahun 2010. Pada tahun 2020 lalu, Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia (BI) kembali membicarakan rencana redenominasi uang rupiah.

Baca Juga: Sejarah Uang dalam Peradaban Manusia, Ada Jiaozi dari Daratan China

Pada rencana itu, penyederhanaan rupiah dilakukan dengan mengurangi tiga angka nol di belakang, contohnya Rp1.000 menjadi Rp1. Sekarang, rencana redenominasi kembali dilanjutkan. Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 77/PMK.01/2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan Tahun 2020-2024.

Redenominasi adalah penyederhanaan nilai mata uang tanpa mengubah nilai tukarnya. Seperti yang dijelaskan tadi, penyederhaan rupiah dilakukan dengan mengurangi tiga angka nol di belakang, contohnya Rp1.000 menjadi Rp1. Jadi kalau sekarang bisa membeli permen dengan harga Rp1.000, maka ketika dilakukan redenominasi menjadi Rp1, dan tetap bisa membeli permen yang sama.

Ada berbagai tujuan dilakukannya redenominasi rupiah, salah satunya adalah untuk menyederhanakan pecahan uang agar lebih mudah dan nyaman dalam melakuan transaksi. Sehingga tidak perlu banyak angka nol di belakang angka nominal uang.

Di sisi lain, Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim mengatakan bahwa hal itu sengaja dilakukan karena bank sentral mengubah sistem pengamanan uang rupiah kertas tahun emisi 2022. Menurutnya, di uang kertas tahun emisi 2022 salah satu unsur pengaman dalam uang rupiah kertas tahun emisi 2022 adalah electrotype dengan varian dari tanda air (watermark). Sementara, electrotype pada uang rupiah kertas tahun emisi sebelumnya berbentuk ornamen khas Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah,...
Rupiah Ditutup Melemah, Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Rekomendasi
Presiden PKS soal Perpres...
Presiden PKS soal Perpres 111/2025: Langkah Tepat Pemerintah Jadikan Kampanye LGBTQ Ancaman Nonmiliter
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan, Agus Taufiq Perindo Desak Perluasan Lapangan Kerja
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Berita Terkini
BPJT dan Roatex Matangkan...
BPJT dan Roatex Matangkan Pra Uji Coba Sistem Tol Tanpa Setop
UU P2SK Momentum Penting...
UU P2SK Momentum Penting Perkuat Kedaulatan Ekosistem Kripto Indonesia
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Trading Waran Terstruktur
IHSG Berbalik Menguat...
IHSG Berbalik Menguat 0,69% ke 5.916 meski Sepi Transaksi
Tokopedia Sangkal PHK...
Tokopedia Sangkal PHK Massal Karyawan, Klaim Penataan Tenaga Kerja
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Hadirkan PF-Lestari, Sistem Pemantauan Kehati Berbasis AI
Infografis
Uang Baru Resmi Beredar,...
Uang Baru Resmi Beredar, Ini Cara Bedakan Rupiah Asli atau Palsu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved