Harita Nickel Siap Pasok Kebutuhan 1,5 Juta Baterai Kendaraan Listrik di 2022
Kamis, 01 September 2022 - 18:10 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Jenderal Top Jerman: Jangan Remehkan, Rusia Mampu Perluas Perang di Eropa
Stevi mengungkapkan, selain upaya optimal dalam konservasi mineral nikel limonit, kehadiran teknologi HPAL juga mampu memberi manfaat lain dalam hal penyediaan ribuan tenaga kerja khususnya lokal di Pulau Obi, Halmahera Selatan. Selain itu, juga berkontribusi dalam bentuk pendapatan negara, pembangunan daerah di wilayah operasional, serta peningkatan dan perluasan jangkauan program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.
Stevi menambahkan, perusahaan juga memiliki komitmen kuat pada program perlindungan lingkungan.
Perusahaan antara lain telah menempatkan lebih dari 1.000 terumbu karang buatan di perairan sekitar wilayah operasional, juga melakukan rehabilitasi lahan mangrove selama 2 tahun berturut-turut di wilayah seluas 20 ha.
Program keberlanjutan lainnya, jelas deia, adalah pemanfaatan limbah slag nickel dari hasil peleburan nikel saprolit (kadar tinggi) dalam bentuk material bahan bangunan, seperti batako, paving blok, dan genteng.
"Material ini telah dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas pabrik dan pendukung di internal, juga gedung salah satu bank BUMN di daerah. Pemanfaatan material tersebut telah mendapatkan izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," jelasnya.
Stevi mengungkapkan, selain upaya optimal dalam konservasi mineral nikel limonit, kehadiran teknologi HPAL juga mampu memberi manfaat lain dalam hal penyediaan ribuan tenaga kerja khususnya lokal di Pulau Obi, Halmahera Selatan. Selain itu, juga berkontribusi dalam bentuk pendapatan negara, pembangunan daerah di wilayah operasional, serta peningkatan dan perluasan jangkauan program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.
Stevi menambahkan, perusahaan juga memiliki komitmen kuat pada program perlindungan lingkungan.
Perusahaan antara lain telah menempatkan lebih dari 1.000 terumbu karang buatan di perairan sekitar wilayah operasional, juga melakukan rehabilitasi lahan mangrove selama 2 tahun berturut-turut di wilayah seluas 20 ha.
Program keberlanjutan lainnya, jelas deia, adalah pemanfaatan limbah slag nickel dari hasil peleburan nikel saprolit (kadar tinggi) dalam bentuk material bahan bangunan, seperti batako, paving blok, dan genteng.
"Material ini telah dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas pabrik dan pendukung di internal, juga gedung salah satu bank BUMN di daerah. Pemanfaatan material tersebut telah mendapatkan izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," jelasnya.
(fai)
Lihat Juga :