Potensi Bisnis Barang Meningkat, PT PELNI Gelar Audiensi dengan Pelanggan
Minggu, 04 September 2022 - 18:08 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Yossianis Marciano menyampaikan hal senada. Sebagai muara pergerakan barang ke wilayah tengah dan timur, sangat penting bagi PT PELNI untuk mendapatkan masukan dari para pengusaha pengirim barang di Surabaya.
"Pergerakan barang dari Surabaya sangat besar, sehingga masukan dari rekan-rekan di lapangan sangat krusial untuk melihat posisi kami di tengah banyaknya opsi jasa angkutan logistik. Uuntuk dapat bersaing secara kompetitif, kami harus tanggap mendengarkan masukan dan kebutuhan pelanggan, sehingga kami bsia cepat menyesuaikan diri," ungkap Yossianis.
Pada pertemuan tersebut, PT PELNI mengundang perwakilan perusahaan pengiriman barang untuk kapal penumpang maupun pelanggan muatan kapal tol laut.
Selama masa pandemi, di saat jumlah penumpang mengalami penurunan, tren bisnis muatan justru mengalami peningkatan. Untuk pengiriman muatan dengan kapal tol laut di tahun 2020 tercatat sebanyak 8.858 TEUs, sementara tahun 2021 jumlah muatan tol laut sebesar 12.872 TEUs atau naik 85,4 persen dari tahun sebelumnya. Untuk tahun 2022, hingga Juli tercatat 8.252 TEUs dimana jumlah tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 18,2 persen dari periode tahun sebelumnya (YoY).
"Bisnis angkutan barang tercatat menujukkan tren yang positif. Untuk kinerja tol laut sendiri. Sepanjang semester 1/2022, muatan tol layt menunjukan kenaikkan hingga 117 persen. Tiga wilayah dengan muatan tol laut terbesar masih didominasi oleh Surabaya, disusul oleh Ternate dan Bitung/Tahuna," tambah Yossianis.
"Pergerakan barang dari Surabaya sangat besar, sehingga masukan dari rekan-rekan di lapangan sangat krusial untuk melihat posisi kami di tengah banyaknya opsi jasa angkutan logistik. Uuntuk dapat bersaing secara kompetitif, kami harus tanggap mendengarkan masukan dan kebutuhan pelanggan, sehingga kami bsia cepat menyesuaikan diri," ungkap Yossianis.
Pada pertemuan tersebut, PT PELNI mengundang perwakilan perusahaan pengiriman barang untuk kapal penumpang maupun pelanggan muatan kapal tol laut.
Selama masa pandemi, di saat jumlah penumpang mengalami penurunan, tren bisnis muatan justru mengalami peningkatan. Untuk pengiriman muatan dengan kapal tol laut di tahun 2020 tercatat sebanyak 8.858 TEUs, sementara tahun 2021 jumlah muatan tol laut sebesar 12.872 TEUs atau naik 85,4 persen dari tahun sebelumnya. Untuk tahun 2022, hingga Juli tercatat 8.252 TEUs dimana jumlah tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 18,2 persen dari periode tahun sebelumnya (YoY).
"Bisnis angkutan barang tercatat menujukkan tren yang positif. Untuk kinerja tol laut sendiri. Sepanjang semester 1/2022, muatan tol layt menunjukan kenaikkan hingga 117 persen. Tiga wilayah dengan muatan tol laut terbesar masih didominasi oleh Surabaya, disusul oleh Ternate dan Bitung/Tahuna," tambah Yossianis.
Lihat Juga :