Dukung Tranformasi, Pupuk Indonesia Perkukuh Budaya Inovasi
Selasa, 06 September 2022 - 15:12 WIB
loading...
A
A
A
“Jadi dapat direplikasi secara massif di seluruh anggota holding, misalnya perusahaan A berhasil memberikan value, tentu ini bisa diimplementasikan di perusahaan B sehingga efisiensi dan efektivitas dapat dirasakan lebih besar lagi,” ungkapnya.
Dalam ajang PIQI 2022, Pupuk Indonesia membagi inovasi menjadi tiga kategori. Ketiga kategori inovasi tersebut adalah Pupuk Indonesia Agile, yaitu Inovasi yang mendorong Transformasi Bisnis, Customer Centric dan/atau EBITDA Uplift sehingga memiliki Impact yang bernilai tambah terhadap perusahaan, bersifat breakthrough, dan berpotensi untuk diproses menjadi Hak Paten/HAKI.
Kedua, Pupuk Indonesia Care, yaitu inovasi yang memberikan intangible value bagi customer dan stakeholder, bersifat qualitative di antaranya bidang budaya, pengelolaan lingkungan, K3, CSR, dan sebagainya. Ketiga, adalah Pupuk Indonesia Competent, yaitu inovasi di tingkat operasional yang menghasilkan peningkatan kualitas, efektifitas, dan efisiensi pada proses bisnis.
Kegiatan konvensi inovasi PIQI 2022 ini juga akan didukung oleh enam juri berstandar nasional dan internasional. Serta melibatkan sebelas observer yang berasal dari perwakilan Entitas PI Grup sebagai bentuk pembinaan dan knowledge transfer dengan harapan selanjutnya dapat menjadi juri inovasi dari internal perusahaan.
Baca juga: Nasib BlackBerry Sekarang, Nyerah Jualan HP Banting Setir ke Software Keamanan
Dalam konvensi inovasi PIQI 2021, Pupuk Indonesia grup berhasil mengidentifikasi dan menciptakan inovasi-inovasi yang berpotensi memberikan nilai tambah sebesar Rp723 miliar bagi perusahaan yang berasal dari berbagai inovasi di berbagai bidang, mulai dari produksi, pemasaran, distribusi, dan sebagainya. Secara berkelanjutan inovasi-inovasi terus didorong untuk diciptakan dan pada tahun 2022 ini, Konvensi Inovasi PIQI diselenggarakan pada 5-8 September 2022 dengan tuan rumah PT Pupuk Kujang.
Dalam ajang PIQI 2022, Pupuk Indonesia membagi inovasi menjadi tiga kategori. Ketiga kategori inovasi tersebut adalah Pupuk Indonesia Agile, yaitu Inovasi yang mendorong Transformasi Bisnis, Customer Centric dan/atau EBITDA Uplift sehingga memiliki Impact yang bernilai tambah terhadap perusahaan, bersifat breakthrough, dan berpotensi untuk diproses menjadi Hak Paten/HAKI.
Kedua, Pupuk Indonesia Care, yaitu inovasi yang memberikan intangible value bagi customer dan stakeholder, bersifat qualitative di antaranya bidang budaya, pengelolaan lingkungan, K3, CSR, dan sebagainya. Ketiga, adalah Pupuk Indonesia Competent, yaitu inovasi di tingkat operasional yang menghasilkan peningkatan kualitas, efektifitas, dan efisiensi pada proses bisnis.
Kegiatan konvensi inovasi PIQI 2022 ini juga akan didukung oleh enam juri berstandar nasional dan internasional. Serta melibatkan sebelas observer yang berasal dari perwakilan Entitas PI Grup sebagai bentuk pembinaan dan knowledge transfer dengan harapan selanjutnya dapat menjadi juri inovasi dari internal perusahaan.
Baca juga: Nasib BlackBerry Sekarang, Nyerah Jualan HP Banting Setir ke Software Keamanan
Dalam konvensi inovasi PIQI 2021, Pupuk Indonesia grup berhasil mengidentifikasi dan menciptakan inovasi-inovasi yang berpotensi memberikan nilai tambah sebesar Rp723 miliar bagi perusahaan yang berasal dari berbagai inovasi di berbagai bidang, mulai dari produksi, pemasaran, distribusi, dan sebagainya. Secara berkelanjutan inovasi-inovasi terus didorong untuk diciptakan dan pada tahun 2022 ini, Konvensi Inovasi PIQI diselenggarakan pada 5-8 September 2022 dengan tuan rumah PT Pupuk Kujang.
(uka)
Lihat Juga :