Kreativitas Digital jadi Bekal Meraih Manfaat Lebih Internet
Selasa, 06 September 2022 - 21:01 WIB
loading...
A
A
A
Untuk meningkatkan keahlian dan kreativitas bermedia digital, Andre menyarankan beberapa hal. Antara lain warganet dapat menggunakan sejumlah platform yang memiliki fitur pembelajaran ataupun tutorial seperti Ruang Guru, YouTube, aplikasi Canva, ataupun dari komunitas di Instagram dan media sosial lainnya.
“Berkaryalah untuk menghasilkan konten-konten yang positif, kreatif, inspiratif, informatif, dan edukatif bagi khalayak umum serta tidak mengandung unsur SARA. Ciptakan karya baru yang dapat berpotensi memberikan manfaat dan nilai tambah yang akan menjadi sumber penghasilan,” saran Ketua Dewan Kerja Ranting Medan Baru itu.
Sementara itu, Ketua Bidang Komunikasi Publik Relawan TIK Indramayu Mohamad Hanif Naufal menyoroti kejahatan internet yang semakin marak dan beragam seiring dengan pertumbuhan teknologi digital. Salah satu yang paling marak adalah hoaks.
Adapun ciri atau elemen yang terkandung dalam informasi bohong tersebut di antaranya mengandung kata ajakan untuk menyebarkannya, mengedepankan opini seseorang ketimbang fakta, kerap menggunakan penggalan istilah waktu dan bukan tanggal yang spesifik. Selain itu, hoaks juga cenderung menakuti-nakuti sekaligus bernada provokatif dan menghujat pihak tertentu.
Untuk menyikapi ragam berita yang sering dijumpai di internet, dia mengimbau masyarakat untuk melakukan THINK yaitu akronim dari True (benar), Helpful (kemanfaatan), Inspiring (menginspirasi), Necessary (diperlukan), dan Kind (baik).
“Jadi, kita harus pertanyakan apakah ketika mendapat suatu berita, is it true? Apakah berita ini benar? Kita harus melakukan cross check kebenaran dengan pemberitaan atau sumber lainnya,” tandasnya.
Baca juga: Video Viral soal Pintu Rahasia di Rumah Ferdy Sambo, Polri: Hoaks
“Berkaryalah untuk menghasilkan konten-konten yang positif, kreatif, inspiratif, informatif, dan edukatif bagi khalayak umum serta tidak mengandung unsur SARA. Ciptakan karya baru yang dapat berpotensi memberikan manfaat dan nilai tambah yang akan menjadi sumber penghasilan,” saran Ketua Dewan Kerja Ranting Medan Baru itu.
Sementara itu, Ketua Bidang Komunikasi Publik Relawan TIK Indramayu Mohamad Hanif Naufal menyoroti kejahatan internet yang semakin marak dan beragam seiring dengan pertumbuhan teknologi digital. Salah satu yang paling marak adalah hoaks.
Adapun ciri atau elemen yang terkandung dalam informasi bohong tersebut di antaranya mengandung kata ajakan untuk menyebarkannya, mengedepankan opini seseorang ketimbang fakta, kerap menggunakan penggalan istilah waktu dan bukan tanggal yang spesifik. Selain itu, hoaks juga cenderung menakuti-nakuti sekaligus bernada provokatif dan menghujat pihak tertentu.
Untuk menyikapi ragam berita yang sering dijumpai di internet, dia mengimbau masyarakat untuk melakukan THINK yaitu akronim dari True (benar), Helpful (kemanfaatan), Inspiring (menginspirasi), Necessary (diperlukan), dan Kind (baik).
“Jadi, kita harus pertanyakan apakah ketika mendapat suatu berita, is it true? Apakah berita ini benar? Kita harus melakukan cross check kebenaran dengan pemberitaan atau sumber lainnya,” tandasnya.
Baca juga: Video Viral soal Pintu Rahasia di Rumah Ferdy Sambo, Polri: Hoaks
Lihat Juga :