Rusia Stop Aliran Gas ke Eropa, Raksasa Energi Jerman: yang Terburuk Belum Datang

Jum'at, 09 September 2022 - 13:08 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya pemerintah Jerman sepakat pada bulan Juli untuk menyelamatkan Uniper dengan memberikan bantuan senilai 15 miliar euro (USD14,9 miliar) untuk menyehatkan keuangan perusahaan. Maubach mengatakan pada hari Selasa, bahwa beberapa detail masih perlu diselesaikan terkait dengan paket stabilisasi tersebut.

Penghentian pasokan Rusia melalui Nord Stream 1 dan lonjakan harga gas Eropa kemungkinan akan memperburuk situasi bagi perusahaan. Saham Uniper 3,5% lebih rendah pada Selasa pagi. Saham yang terdaftar di Frankfurt turun lebih dari 88% year to date.

Hancurnya Kemitraan dengan Gazprom

Pengumuman Gazprom untuk mematikan aliran gas ke Eropa tanpa batas waktu datang tidak lama setelah G7 mendukung rencana pembatasan harga minyak Rusia. Sementara itu Gazprom mengatakan, penutupan itu disebabkan oleh kebocoran oli di turbin.

Baca Juga: Korban Seretnya Pasokan Gas Rusia, Jerman Sibuk Selamatkan Raksasa Energi Uniper

Pipa Nord Stream 1, yang menghubungkan Rusia ke Jerman melalui Baltic Sec, telah dijadwalkan untuk dibuka kembali pada hari Sabtu setelah tiga hari ada pekerjaan pemeliharaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Harga Minyak Urals Rusia Cetak Rekor Tertinggi sejak 2023
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Rekomendasi
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Tentara Inggris yang...
Tentara Inggris yang Dikirim ke Ukraina Jadi Target Sah Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved