Utang Pendanaan BUMN Capai Rp1.580 Triliun, Erick Thohir: Kondisinya Sehat

Jum'at, 09 September 2022 - 17:53 WIB
loading...
Utang Pendanaan BUMN...
Nilai konsolidasi utang pendanaan menggambarkan bahwa BUMN dalam kondisi sehat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Total utang pendanaan konsolidasi BUMN pada 2021 mencapai Rp1.580 triliun. Jumlah itu setara 36% dari investasi tertanam atau modal ekuitas plus utang pendanaan BUMN senilai Rp4.358 triliun.

Baca juga: Pembangunan KEK Kesehatan Bali Lamban, Erick Thohir Ungkap Biang Keroknya

Nilai utang pendanaan perusahaan pelat merah ini dikonfirmasi langsung Menteri BUMN Erick Thohir. Menurutnya, nilai konsolidasi utang pendanaan menggambarkan bahwa perseroan negara dalam kondisi sehat.

"Jadi kondisinya sehat. Kita memang memfokuskan utang pendanaan investasi karena kita ingin memastikan bahwa utang-utang ini punya return atau pengembalian yang baik," ungkap Erick, Jumat (9/9/2022).

Selain itu, utang pendanaan terhadap EBITDA ini menurun dari rasio 4,26 ke 3,37. Untuk total aset tumbuh dari Rp8.312 triliun pada 2020 menjadi Rp8.978 triliun pada 2021 atau naik 8%.

Lalu pendapatan usaha, dari Rp1.930 triliun naik 19% menjadi Rp2.292 triliun. Erick menilai pertumbuhan tersebut sama dengan pencatatan kinerja keuangan BUMN sama dengan situasi sebelum Covid-19.

Untuk laba bersih BUMN secara konsolidasi juga meningkat signifikan dari Rp13 triliun pada 2020 menjadi Rp125 triliun pada 2021. Dengan efisiensi dan perbaikan bisnis model, Erick berharap laba bersih pada 2022 akan mencapai Rp144 triliun.



Baca juga: Pemuda Ini Sebar Video Bersetubuh dengan Mantan Pacar gara-gara Sakit Hati Diputus

Sementara realisasi dividen pada tahun anggaran 2022 sudah mencapai Rp39,7 triliun atau lebih besar daripada target awal yang sebesar Rp36,4 triliun. Erick menargetkan setoran dividen BUMN terus meningkat menjadi Rp43,3 triliun pada 2023.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Berita Terkini
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
MNC Sekuritas Perluas...
MNC Sekuritas Perluas Jangkauan Literasi ke Kendari melalui Edukasi Cerdas Investasi Digital
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
Rupiah Tampil Perkasa...
Rupiah Tampil Perkasa di Awal Pekan, Hari Ini Sentuh Rp17.708 per Dolar AS
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved