Bantu UMKM Go Digital, BRI Gandeng Google Cloud
Kamis, 02 Juli 2020 - 14:02 WIB
loading...
Bank BRI dorong UMKM go digital. FOTO/Dok.
A
A
A
JAKARTA - Bank BRI terus melakukan terobosan baru dalam memperkuat peran digitalisasi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Salah satunya melalui kerja sama dengan Google Cloud dalam rangka memperluas jangkauan pemasaran dan kapasitas layanan teknologi digital.
"Ini sebuah langkah maju dari transformasi digital Bank BRI. Kami memiliki kepedulian dan tanggung jawab dalam meningkatkan layanan kepada pelaku UMKM untuk go digital," ungkap Direktur Digital dan Teknologi Informasi (TI) Bank BRI Indra Utoyo di Jakarta, Kamis (2/7/2020).
(BACA JUGA:Transformasi Jadi Strategi BRI Hadapi New Normal)
Menurut dia sebagai Bank terbesar yang menyalurkan pendanaan bagi pelaku UMKM, kerjasama dengan Google Cloud akan membantu BRI untuk memperluas jangkauan layanan keuangan untuk UMKM, meningkatkan kompetensi UMKM, dan penyaluran produk keuangan sesuai dengan profil dari UMKM.
"Untuk masuk ke micro dan ultramicro, Kami perlu melakukan terobosan dalam penerapan Artificial Intelligence untuk merchant sssessment, credit scoring, product recommendation dan fraud detection. Kami harus dinamis, cepat, dan akurat," katanya.
"Ini sebuah langkah maju dari transformasi digital Bank BRI. Kami memiliki kepedulian dan tanggung jawab dalam meningkatkan layanan kepada pelaku UMKM untuk go digital," ungkap Direktur Digital dan Teknologi Informasi (TI) Bank BRI Indra Utoyo di Jakarta, Kamis (2/7/2020).
(BACA JUGA:Transformasi Jadi Strategi BRI Hadapi New Normal)
Menurut dia sebagai Bank terbesar yang menyalurkan pendanaan bagi pelaku UMKM, kerjasama dengan Google Cloud akan membantu BRI untuk memperluas jangkauan layanan keuangan untuk UMKM, meningkatkan kompetensi UMKM, dan penyaluran produk keuangan sesuai dengan profil dari UMKM.
"Untuk masuk ke micro dan ultramicro, Kami perlu melakukan terobosan dalam penerapan Artificial Intelligence untuk merchant sssessment, credit scoring, product recommendation dan fraud detection. Kami harus dinamis, cepat, dan akurat," katanya.
Lihat Juga :