Rusia Ancam Membiarkan Eropa Membeku Saat Musim Dingin, Jika...
Senin, 12 September 2022 - 18:20 WIB
loading...
A
A
A
Gas Impor Rusia ke Eropa saat ini mencapai 9%, mewakili penurunan substansial dari sekitar 40% sebelum perang Ukraina pecah. Perselisihan energi antara Brussels dan Moskow baru-baru ini membuat Rusia benar-benar menghentikan aliran gas melalui rute pasokan utama ke Eropa, memperburuk risiko resesi dan kekurangan gas memasuki musim dingin.
Berbicara di Brussels pada akhir pekan, Komisaris Energi Uni Eropa Kadri Simson mengatakan, kepada wartawan bahwa pertemuan diperlukan untuk menyediakan alat yang tepat bagi pemerintah untuk mengatasi krisis energi yang semakin dalam.
"Ini bukan hanya tentang harga. Ini juga merupakan tantangan pada aspek keamanan pasokan," ungkap Simon.
Tagihan energi telah meroket sejak Rusia menginvasi Ukraina pada akhir Februari dan Barat merespons dengan rentetan sanksi ekonomi.
Energi Terbarukan Dibutuhkan 'Lebih Cepat dari Sebelumnya'
"Kami menghadapi situasi yang luar biasa, bukan hanya karena Rusia adalah pemasok yang tidak dapat diandalkan, seperti yang telah kami saksikan selama beberapa hari, minggu dan bulan terakhir. Tetapi juga karena Rusia secara aktif memanipulasi pasar gas," kata von der Leyen dalam sebuah pernyataannya.
"Saya sangat yakin bahwa dengan persatuan kita, tekad kita, solidaritas kita, kita akan menang," tambahnya.
Berbicara di Brussels pada akhir pekan, Komisaris Energi Uni Eropa Kadri Simson mengatakan, kepada wartawan bahwa pertemuan diperlukan untuk menyediakan alat yang tepat bagi pemerintah untuk mengatasi krisis energi yang semakin dalam.
"Ini bukan hanya tentang harga. Ini juga merupakan tantangan pada aspek keamanan pasokan," ungkap Simon.
Tagihan energi telah meroket sejak Rusia menginvasi Ukraina pada akhir Februari dan Barat merespons dengan rentetan sanksi ekonomi.
Energi Terbarukan Dibutuhkan 'Lebih Cepat dari Sebelumnya'
"Kami menghadapi situasi yang luar biasa, bukan hanya karena Rusia adalah pemasok yang tidak dapat diandalkan, seperti yang telah kami saksikan selama beberapa hari, minggu dan bulan terakhir. Tetapi juga karena Rusia secara aktif memanipulasi pasar gas," kata von der Leyen dalam sebuah pernyataannya.
"Saya sangat yakin bahwa dengan persatuan kita, tekad kita, solidaritas kita, kita akan menang," tambahnya.
Lihat Juga :