5 Pengusaha Mi Instan Terkaya di Indonesia, Nomor 3 Pemilik Pertama Indomie
Selasa, 13 September 2022 - 13:02 WIB
loading...
A
A
A
2. Husain Djojonegoro
Husain Djojonegoro memiliki kekayaan USD1,25 miliar atau setara dengan Rp18,57 triliun masuk jadi orang terkaya di Indonesia pada posisi ke-34 tahun lalu.
Kolaborasi dengan adiknya Pudjiono, Husain sukses mengelola Grup ABC. ABC Holding yang saat ini di bawah PT ABC President Indonesia menjual Gurimi dan Mie ABC.
3. Djajadi Djaja
Ternyata Indomie pada awalnya bukanlah produk asli buatan Grup Salim. Pemilik pertama Indomie adalah Djajadi Djaja Chow Ming Hua dan ketiga rekannya Wahyu Tjuandi, Ulong Senjaya, dan Pandi Kusuma.
Mereka adalah pemilik Sanmaru Food Manufacturing yang memproduksi Indomie. Namun berkat kekuatan posisi salim saat itu, yang menginginkan Indomie menjadi miliknya, pada tahun 1984 mereka sepakat untuk membentuk perusahaan patungan bernama PT Indofood Interna Corporation.
Djajadi Djaja dan rekan-rekannya mendapat 57,5 persen saham dan Salim 42,5 persen PT Indofood Interna Corporation. Kemudian saham Djajadi dan rekan-rekannya di PT Indofood Interna diakuisisi seluruhnya menjadi milik Salim.
Husain Djojonegoro memiliki kekayaan USD1,25 miliar atau setara dengan Rp18,57 triliun masuk jadi orang terkaya di Indonesia pada posisi ke-34 tahun lalu.
Kolaborasi dengan adiknya Pudjiono, Husain sukses mengelola Grup ABC. ABC Holding yang saat ini di bawah PT ABC President Indonesia menjual Gurimi dan Mie ABC.
3. Djajadi Djaja
Ternyata Indomie pada awalnya bukanlah produk asli buatan Grup Salim. Pemilik pertama Indomie adalah Djajadi Djaja Chow Ming Hua dan ketiga rekannya Wahyu Tjuandi, Ulong Senjaya, dan Pandi Kusuma.
Mereka adalah pemilik Sanmaru Food Manufacturing yang memproduksi Indomie. Namun berkat kekuatan posisi salim saat itu, yang menginginkan Indomie menjadi miliknya, pada tahun 1984 mereka sepakat untuk membentuk perusahaan patungan bernama PT Indofood Interna Corporation.
Djajadi Djaja dan rekan-rekannya mendapat 57,5 persen saham dan Salim 42,5 persen PT Indofood Interna Corporation. Kemudian saham Djajadi dan rekan-rekannya di PT Indofood Interna diakuisisi seluruhnya menjadi milik Salim.
Lihat Juga :