Kinerja Meningkat, Semester I-2022 RAJA Bukukan Pendapatan USD56 Juta
Selasa, 13 September 2022 - 14:27 WIB
loading...
A
A
A
"Kenaikan laba bersih yang sangat signifikan ini dipengaruhi oleh peningkatan bagian laba dari investasi perseroan pada unit bisnis investasi hulu. Hal ini terkait dengan kenaikan harga minyak mentah yang cukup tinggi di semester I-2022 dibandingkan periode yang sama tahun 2021," ujarnya.
Lebih lanjut, Oka menyampaikan bahwa realisasi belanja modal (capex) perseroan hingga semester I mencapai USD9 juta, atau setara dengan 22% dari total USD40 juta yang dianggarkan untuk keperluan belanja modal di tahun 2022. Sebagian besar, jelas dia, digunakan untuk pembayaran investasi proyek pipa minyak Rokan.
"Di antara rencana-rencana bisnis perseroan di tahun 2022 ini, proyek pipa minyak Rokan masih menjadi prioritas, karena perseroan meyakini bahwa selain memberikan manfaat ekonomi yang baik, proyek ini juga mendukung pencapaian target produksi minyak nasional," tuturnya.
Selain itu, pengembangan bisnis perseroan di tahun ini difokuskan pada pengembangan bisnis yang saat ini sudah dijalankan Perseroan. Tercatat, pada tahun 2021, perseroan telah memulai bisnis baru pada industri Compressed Natural Gas (CNG). Sebagai kelanjutan pengembangannya, perseroan tengah mempersiapkan pengembangan usaha CNG ini dengan mengakusisi stasiun induk CNG di Jawa Barat dan pembangunan baru stasiun induk CNG di Jawa Tengah di tahun ini.
"Rencana lainnya yang telah berhasil direalisasikan adalah penandatangan dengan pelanggan baru untuk unit usaha gas trading di Provinsi Riau," tambah Direktur Pengembangan Bisnis RAJA Sumantri Suwarno.
Lebih lanjut, Oka menyampaikan bahwa realisasi belanja modal (capex) perseroan hingga semester I mencapai USD9 juta, atau setara dengan 22% dari total USD40 juta yang dianggarkan untuk keperluan belanja modal di tahun 2022. Sebagian besar, jelas dia, digunakan untuk pembayaran investasi proyek pipa minyak Rokan.
"Di antara rencana-rencana bisnis perseroan di tahun 2022 ini, proyek pipa minyak Rokan masih menjadi prioritas, karena perseroan meyakini bahwa selain memberikan manfaat ekonomi yang baik, proyek ini juga mendukung pencapaian target produksi minyak nasional," tuturnya.
Selain itu, pengembangan bisnis perseroan di tahun ini difokuskan pada pengembangan bisnis yang saat ini sudah dijalankan Perseroan. Tercatat, pada tahun 2021, perseroan telah memulai bisnis baru pada industri Compressed Natural Gas (CNG). Sebagai kelanjutan pengembangannya, perseroan tengah mempersiapkan pengembangan usaha CNG ini dengan mengakusisi stasiun induk CNG di Jawa Barat dan pembangunan baru stasiun induk CNG di Jawa Tengah di tahun ini.
"Rencana lainnya yang telah berhasil direalisasikan adalah penandatangan dengan pelanggan baru untuk unit usaha gas trading di Provinsi Riau," tambah Direktur Pengembangan Bisnis RAJA Sumantri Suwarno.
Lihat Juga :