Menteri Arifin Tasrif Beberkan Pertimbangan RI Belum Borong Minyak Murah Rusia
Jum'at, 16 September 2022 - 15:55 WIB
loading...
A
A
A
Menteri ESDM melihat, bahwa jika Indonesia membeli minyak mentah dari Rusia akan mendapatkan kritikan dan sanksi dari negara-negara G7 yang beranggotakan Amerika Serikat, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, dan Prancis. Indonesia sendiri hadir sebagai negara mitra G7.
Hal ini dapat membuat negara G7 menolak produk-produk asal Republik Indonesia, sehingga memperlemah ekonomi nasional, dan mempersulit pencarian pasar baru. "Oh ada, itu yang harus diperhatiin juga, bukan Amerika, tapi G7," katanya.
Baca Juga: Menimbang Untung-Rugi Jika Indonesia Beli Minyak dari Rusia
Sebagaimana diketahui sejumlah negara di Asia beralih ke Rusia untuk mendapatkan minyak mentah dengan harga diskon di tengah harga energi global yang masih tinggi. Hal ini terjadi ketika negara-negara Barat berusaha mengurangi ketergantungan mereka pada energi Rusia.
India diketahui semakin banyak membeli minyak mentah Rusia, dan data pengapalan terbaru menunjukkan China juga makin banyak membeli minyak dari negara pimpinan Vladimir Putin. India dan China kini justru menjadi pembeli terbesar minyak Rusia.
Hal ini dapat membuat negara G7 menolak produk-produk asal Republik Indonesia, sehingga memperlemah ekonomi nasional, dan mempersulit pencarian pasar baru. "Oh ada, itu yang harus diperhatiin juga, bukan Amerika, tapi G7," katanya.
Baca Juga: Menimbang Untung-Rugi Jika Indonesia Beli Minyak dari Rusia
Sebagaimana diketahui sejumlah negara di Asia beralih ke Rusia untuk mendapatkan minyak mentah dengan harga diskon di tengah harga energi global yang masih tinggi. Hal ini terjadi ketika negara-negara Barat berusaha mengurangi ketergantungan mereka pada energi Rusia.
India diketahui semakin banyak membeli minyak mentah Rusia, dan data pengapalan terbaru menunjukkan China juga makin banyak membeli minyak dari negara pimpinan Vladimir Putin. India dan China kini justru menjadi pembeli terbesar minyak Rusia.
Lihat Juga :