Disrupsi Dunia Kerja, Pengembangan Talenta Digital ASN Terus Ditingkatkan
Jum'at, 16 September 2022 - 19:11 WIB
loading...
Pengembangan Talenta Digital ASN Terus Ditingkatkan. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pengembangan talenta digital Indonesia terus ditingkatkan. Permintaan yang tinggi dari dunia kerja akan talenta digital telah membuka kesempatan anak-anak muda Indonesia untuk berkarier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), profesional bersertifikasi ataupun membangun usaha.
"LAN mencoba menjawab tantangan tersebut dengan melakukan penyesuaian kebijakan terkait sistem pembelajaran yang terintegrasi memastikan pemerintah dan pemda memenuhi pengembangan kompetensi melalui instrumen evaluasi training rate," kata Kepala LAN Adi Suryanto melalui pernyataannya, Jumat (16/9/2022).
Baca Juga: Buka Literasi Digital Jakarta Solid, Wali Kota Jaksel Cetak 10 Ribu Digipreneur
Menurut dia kebijakan tersebut merupakan respons terhadap berbagai perubahan dan dinamika dalam penyelenggaraan pengembangan kompetensi bagi ASN. Selain itu, pengarusan digitalisasi dalam segala proses bisnis membutuhkan pengetahuan dan keterampilan bagi pihak-pihak yang terlibat sehingga dalam pelaksanaan pelatihan kepimpinan sudah memanfaatkan teknologi informasi yang sejalan dengan perkembangan zaman.
Penerapan digitalisasi informasi dalam pelatihan telah diterapkan sebelum pandemi Covid-19 melanda. Hal itu mencerminkan lembaga penyelenggara pelatihan harus secara cepat dan tepat dalam memformulasikan kebijakan.
"Tentu penerapan kebijakan tersebut mendapatkan respons yang positif dari para stakeholder karena memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran seperti yang dihadapi dalam dunia kerja," kata dia.
Tak hanya itu LAN juga mengembangkan ASN Corporate University (Corpu) diharapkan menjadi panduan bagi lembaga penyelenggara pelatihan untuk mengimplementasikan kebutuhan pengembangan kompetensi demi mencapai sasaran strategis instansi secara komprehensif. Pola penyelenggaraan secara blended learning adalah salah satu cara yang efektif.
"LAN mencoba menjawab tantangan tersebut dengan melakukan penyesuaian kebijakan terkait sistem pembelajaran yang terintegrasi memastikan pemerintah dan pemda memenuhi pengembangan kompetensi melalui instrumen evaluasi training rate," kata Kepala LAN Adi Suryanto melalui pernyataannya, Jumat (16/9/2022).
Baca Juga: Buka Literasi Digital Jakarta Solid, Wali Kota Jaksel Cetak 10 Ribu Digipreneur
Menurut dia kebijakan tersebut merupakan respons terhadap berbagai perubahan dan dinamika dalam penyelenggaraan pengembangan kompetensi bagi ASN. Selain itu, pengarusan digitalisasi dalam segala proses bisnis membutuhkan pengetahuan dan keterampilan bagi pihak-pihak yang terlibat sehingga dalam pelaksanaan pelatihan kepimpinan sudah memanfaatkan teknologi informasi yang sejalan dengan perkembangan zaman.
Penerapan digitalisasi informasi dalam pelatihan telah diterapkan sebelum pandemi Covid-19 melanda. Hal itu mencerminkan lembaga penyelenggara pelatihan harus secara cepat dan tepat dalam memformulasikan kebijakan.
"Tentu penerapan kebijakan tersebut mendapatkan respons yang positif dari para stakeholder karena memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran seperti yang dihadapi dalam dunia kerja," kata dia.
Tak hanya itu LAN juga mengembangkan ASN Corporate University (Corpu) diharapkan menjadi panduan bagi lembaga penyelenggara pelatihan untuk mengimplementasikan kebutuhan pengembangan kompetensi demi mencapai sasaran strategis instansi secara komprehensif. Pola penyelenggaraan secara blended learning adalah salah satu cara yang efektif.
Lihat Juga :