Miliarder India Depak Jeff Bezos dari Daftar Orang Terkaya Kedua di Dunia

Sabtu, 17 September 2022 - 11:25 WIB
loading...
Miliarder India Depak Jeff Bezos dari Daftar Orang Terkaya Kedua di Dunia
Chairman Executive Amazon, Jeff Bezos didepak oleh taipan India dari posisi kedua daftar orang terkaya di dunia. Foto/Dok
A A A
NEW YORK - Chairman Executive Amazon, Jeff Bezos didepak oleh taipan India dari posisi kedua daftar orang terkaya di dunia . Sempat menyandang gelar orang terkayasejagat sebelumdigeser oleh Elon Musk, bos produsen kendaraan listrik Tesla (TSLA).

Pendiri dan Chairman Executive raksasa teknologi dan ritel online Amazon (AMZN) kini kembali turun ke nomor 3, pada 16 September sekitar pukul 10:38 pagi di New York, menurut Bloomberg Billionaires Index.

Baca Juga: Putus Kuliah, Gautam Adani Kini Orang Terkaya Ketiga Dunia Berharta Rp2.014 T

Pada saat itu, Bezos memiliki kekayaan yang diperkirakan mencapai USD145.8 miliar atau lebih rendah dari milik taipan India , Gautam Adani yakni USD147 miliar. Kini miliarder asal India itu menyandang gelar sebagai orang terkaya kedua di belakang Musk.

Menurut Bloomberg Billionaires Index, hanya USD1 miliar yang telah memisahkan Bezos dari Gautam Adani, miliarder India dan Chairman Adani Group, konglomerat industri.

Kekayaan Bezos kemudian bernilai USD150 miliar dalam peringkat ini, sementara Adani diperkirakan mencapai USD149 miliar.

Karena mayoritas kekayaan kedua pengusaha ini tergantung pada saham yang dimiliki masing-masing di perusahaannya, Adani diperkirakan akan terus menyalip Bezos hingga beberapa hari ke depan.

Baca Juga: 10 Orang Terkaya di Eropa Tahun 2022, Paling Tajir Punya Harta Rp2.253 Triliun

Volatilitas saat ini yang terjadi di bursa dipicu oleh kekhawatiran tentang kesehatan ekonomi, terutama dalam menghadapi kenaikan suku bunga yang agresif oleh Federal Reserve untuk melawan inflasi. Hal itu sangat membebani sektor teknologi seperti Amazon.

Saham Amazon turun sekitar 26% sejak Januari 2022. Kondisi tersebut berarti penurunan kekayaan Bezos, yang telah menyusut sebesar USD45.5 miliar sepanjang tahun ini.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1028 seconds (10.177#12.26)