Usai Vakum Dua Tahun, Kapal Tol Laut Kembali Layani Pelayaran di Bintan
Senin, 19 September 2022 - 21:16 WIB
loading...
Kapal tol laut KM Logistik Nusantara 4 milik PT Pelni kembali singgah di pelabuhan Sri Bayintan Kijang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) setelah vakum selama dua tahun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kapal tol laut KM Logistik Nusantara 4 milik PT Pelni kembali singgah di pelabuhan Sri Bayintan Kijang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Ini merupakan pelayaran perdana kembali kapal Tol Laut di daerah tersebut setelah sempat vakum selama 2 (dua) tahun akibat pandemi COVID-19.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt Hendri Ginting mengatakan, kehadiran kembali Tol Laut di wilayah Kijang yang merupakan salah satu bagian dari trayek T-3 dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut dan wilayah lainnya yang dilalui trayek T-3.
Baca Juga: Kemenhub Mati-matian Menghidupkan Program Tol Laut
Capt Hendri berharap dengan hadirnya Tol Laut ini dapat meningkatkan konektivitas serta pertumbuhan ekonomi dan menurunkan disparitas harga khususnya di wilayah 3TP mengingat daerah setempat sangat bergantung dengan Pulau Jawa, terutama dari segi pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat setempat.
"Sehingga dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokoknya dan juga mendapatkan harga yang murah karena barang-barangnya bisa sampai ke daerah dengan jadwal yang tetap dan teratur," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (19/9/2022).
Selain itu, Capt Hendri juga meminta pemerintah daerah untuk aktif mendorong potensi-potensi daerahnya sehingga dapat menjadi muatan balik Tol Laut.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt Hendri Ginting mengatakan, kehadiran kembali Tol Laut di wilayah Kijang yang merupakan salah satu bagian dari trayek T-3 dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut dan wilayah lainnya yang dilalui trayek T-3.
Baca Juga: Kemenhub Mati-matian Menghidupkan Program Tol Laut
Capt Hendri berharap dengan hadirnya Tol Laut ini dapat meningkatkan konektivitas serta pertumbuhan ekonomi dan menurunkan disparitas harga khususnya di wilayah 3TP mengingat daerah setempat sangat bergantung dengan Pulau Jawa, terutama dari segi pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat setempat.
"Sehingga dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokoknya dan juga mendapatkan harga yang murah karena barang-barangnya bisa sampai ke daerah dengan jadwal yang tetap dan teratur," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (19/9/2022).
Selain itu, Capt Hendri juga meminta pemerintah daerah untuk aktif mendorong potensi-potensi daerahnya sehingga dapat menjadi muatan balik Tol Laut.
Lihat Juga :