Kena Sanksi, Rusia Justru Raup Cuan Dobel dari Ekspor Gas ke UE
Selasa, 20 September 2022 - 09:13 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Presiden Serbia: Semua Orang Akan Membeku Jika Rusia Matikan Total Gas ke UE
"Penurunan pasokan melalui pipa Nord Stream 1 karena masalah teknis yang disebabkan oleh sanksi, diperkirakan akan mendorong harga tahun ini menjadi rata-rata tiga kali lipat dari tahun 2021," ungkap analis BCS Global Markets Ron Smith, Jumat (17/9) lalu.
Dia menambahkan bahwa itu akan meningkatkan total pendapatan perusahaan Rusia sebesar 85% menjadi USD100 miliar. Menurut perkiraan ahli, pada tahun 2022 Gazprom akan mengekspor gas 43% lebih sedikit tetapi dengan harga rata-rata USD1.000 per meter kubik.
Pada akhir Agustus, perusahaan energi utama Rusia itu mengungkapkan bahwa mereka telah memperoleh laba bersih USD41,75 miliar (sekitar Rp617 triliun pada kurs Rp14.800 per USD) pada paruh pertama tahun 2022. Capaian itu meroket dibandingkan dengan USD29 miliar untuk keseluruhan tahun 2021.
"Penurunan pasokan melalui pipa Nord Stream 1 karena masalah teknis yang disebabkan oleh sanksi, diperkirakan akan mendorong harga tahun ini menjadi rata-rata tiga kali lipat dari tahun 2021," ungkap analis BCS Global Markets Ron Smith, Jumat (17/9) lalu.
Dia menambahkan bahwa itu akan meningkatkan total pendapatan perusahaan Rusia sebesar 85% menjadi USD100 miliar. Menurut perkiraan ahli, pada tahun 2022 Gazprom akan mengekspor gas 43% lebih sedikit tetapi dengan harga rata-rata USD1.000 per meter kubik.
Pada akhir Agustus, perusahaan energi utama Rusia itu mengungkapkan bahwa mereka telah memperoleh laba bersih USD41,75 miliar (sekitar Rp617 triliun pada kurs Rp14.800 per USD) pada paruh pertama tahun 2022. Capaian itu meroket dibandingkan dengan USD29 miliar untuk keseluruhan tahun 2021.
(fai)
Lihat Juga :