MBJ Bantu Suku Anak Dalam Mengenal Angka dan Aksara
Selasa, 20 September 2022 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan Kecamatan Bayung Lencir, Rattan, mengatakan bahwa kesempatan belajar bagi anak-anak SAD adalah kesempatan langka dan harus dimanfaatkan secara optimal oleh SAD.
“Selama ini memang mereka belum kami sentuh. Adanya uluran tangan dari pihak PT MBJ menjadi titik terang,” kata dia saat menghadiri peresmian Sekolah Filial.
Rattan mengaku sangat terharu melihat anak-anak SAD Sungai Badak mulai bisa bersekolah. “Saya berharap bahwa tenaga guru yang juga pendanaannya didukung oleh PT MBJ ini bisa menyisir habis seluruh anak-anak SAD di sekitar agar mereka bisa mengenyam pendidikan,’’ kata dia. Rattan pun berharap ke depannya anak-anak SAD yang bersekolah di sini yang usianya memenuhi syarat bisa terdaftar di Daftar Pokok Pendidikan (Dapodi).
Kepala Sekolah SDN Pagar Desa, Dodo Hadori mengaku sangat bahagia melihat anak-anak SAD ini mulai kenal angka dan huruf. “Sejak beroperasinya kembali yang dulu disebut Saung Belajar dan kini bernama Sekolah Filial, peningkatan kemampuan anak-anak sudah terlihat. Mereka sudah bisa mengenal angka dan menulisnya dengan baik dan jelas. Ini perkembangan yang menggembirakan,” ujarnya.
Dodo berharap seragam yang dibagikan oleh PT MBJ bisa menjadi pemicu semangat anak-anak untuk rajin belajar. “Tidak ada lagi alasan nggak ada baju bukan siswa. Sekarang kalian sudah sama dengan siswa SD lainnya, berseragam. Jadi semangatlah untuk belajar,” ujar dia saat memberi semangat kepada anak-anak SAD.
Baca Juga: Momen Nadiem Makarim Diskusi dengan Suku Anak Dalam dan Bermalam di Hutan Jambi
“Selama ini memang mereka belum kami sentuh. Adanya uluran tangan dari pihak PT MBJ menjadi titik terang,” kata dia saat menghadiri peresmian Sekolah Filial.
Rattan mengaku sangat terharu melihat anak-anak SAD Sungai Badak mulai bisa bersekolah. “Saya berharap bahwa tenaga guru yang juga pendanaannya didukung oleh PT MBJ ini bisa menyisir habis seluruh anak-anak SAD di sekitar agar mereka bisa mengenyam pendidikan,’’ kata dia. Rattan pun berharap ke depannya anak-anak SAD yang bersekolah di sini yang usianya memenuhi syarat bisa terdaftar di Daftar Pokok Pendidikan (Dapodi).
Kepala Sekolah SDN Pagar Desa, Dodo Hadori mengaku sangat bahagia melihat anak-anak SAD ini mulai kenal angka dan huruf. “Sejak beroperasinya kembali yang dulu disebut Saung Belajar dan kini bernama Sekolah Filial, peningkatan kemampuan anak-anak sudah terlihat. Mereka sudah bisa mengenal angka dan menulisnya dengan baik dan jelas. Ini perkembangan yang menggembirakan,” ujarnya.
Dodo berharap seragam yang dibagikan oleh PT MBJ bisa menjadi pemicu semangat anak-anak untuk rajin belajar. “Tidak ada lagi alasan nggak ada baju bukan siswa. Sekarang kalian sudah sama dengan siswa SD lainnya, berseragam. Jadi semangatlah untuk belajar,” ujar dia saat memberi semangat kepada anak-anak SAD.
Baca Juga: Momen Nadiem Makarim Diskusi dengan Suku Anak Dalam dan Bermalam di Hutan Jambi
Lihat Juga :