Asap Pembakaran Lahan Picu Tabrakan di Tol Pejagan Brebes, Petani Bisa Dipidana?

Rabu, 21 September 2022 - 15:57 WIB
loading...
Asap Pembakaran Lahan...
Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono. Foto/MPI/Heri Purnomo
A A A
JAKARTA - Asap pembakaran lahan yang diduga kuat menjadi pemicu tabrakan beruntun di tol Pejagan Brebes hingga kini masih ramai diperbincangkan. Salah satunya terkait sanksi yang mungkin diberikan kepada pelaku pembakar lahan.

Terkait hal tersebut, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menilai, pemidanaan terhadap petani yang membakar lahan sawahnya bukan merupakan pendekatan yang baik.

Menurut dia, kegiatan petani dalam membakar lahan sawahnya merupakan hal yang sudah biasa dilakukan oleh petani sejak masa lalu dan itu merupakan langkah yang praktis dalam mengelola lalahn pertaninya setalah masa panen.

"Jadi sekarang kalo ada (petani) yang bakar dan dipidanakan, hal itu pendekatan yang kurang baik sebab kita membutuhkan petani. Kalau tidak ada petani kita makan apa?" ujarnya dalam Media briefing KNKT 'Review Keselamatan Pelayaran pada Kapak Tradisonal di Indonesia' di Jakarta, Rabu (21/9/2022).

Baca juga: Asap jadi Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Pejagan-Pemalang, Ini Penjelasan KNKT

Menurut Soerjanto, permasalahan terkait bagaimana cara petani dalam mengelola lahan setelah panen, harus dicarikan solusi dalam pengelolaannya sehinggga petani tersebut tidak lagi membakar lahan setelah panen.

"Kami sudah berkoordinasi dengan gubernur, Pemda Brebes, Ketua BRIN untuk memberikan solusi terhadap petani di sekitar situ terkait bagaimana mereka bisa mengelola hasil pertanian untuk tidak dibakar dan dimanfaatkan untuk pupuk, makanan ternak, dan sebagainya, sehingga mereka tidak membakar lagi," tuturnya.

"Tetapi nanti dengan teknologi yang disampaikan dari teman teman BRIN nantinya itu bisa mendapatkan solusinya (terhadap petani)," imbuh dia.



Sebelumya, kecelakaan beruntun yang melibatkan 13 kendaraan terjadi di KM 253 Tol Pejagan-Pemalang, Brebes, Jawa Tengah, pada Minggu (18/9/2022). Insiden itu menyebabkan satu orang korban tewas dan 19 lainnya mengalami luka-luka.

Adapun mengenai kecelakaan tersebut, pihak Jasa Raharja menjelaskan bahwa indikiasi awal kecelakaan diakibatkan karena adanya asap pembakaran lahan sehingga para pengemudi terhalang pandangannya.

“Indikasi awal kejadian diakibatkan karena salah satu kendaraan pribadi (SUV) paling depan melintas TKP terhalang pandangan akibat asap pembakaran lahan oleh warga. Sesampainya di TKP pengemudi melakukan perlambatan (rem) mendadak yang berakibat kendaraan di belakangnya kurang antisipasi sehingga menabrak bagian belakang,” tulis keterangan yang diterima pada Minggu (18/9/2022).

Baca juga: Penampakan 10 Kendaraan Rusak Parah Akibat Tabrakan Beruntun di Tol Pejagan-Pemalang

Sementara itu, Kordinator Indonesian Toll Road Watch (ITRW) Deddy Herlambang mendorong pihak Kepolisian untuk mengusut siapa yang membakar lahan di trase jalan tol itu.

“Meminta kepada Pihak Kepolisian RI mengusut tuntas siapa yang membakar lahan di trase jalan tol di TKP kecelakaan. Hal ini mungkin bisa saja yang membakar masyarakat sekitar atau pengelola jalan tol itu sendiri dengan dalih membersihkan rumput-rumput sepanjang ruas tol," katanya melalui keterangan tertulis, Senin (19/9/2022).
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan One Call Center 133
Tol Kataraja Siap Beroperasi...
Tol Kataraja Siap Beroperasi Akhir Tahun 2026, Bandara Soetta-PIK 2 Hanya 7 Menit
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, 334.000 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Jalan Tol di Provinsi...
Jalan Tol di Provinsi Riau Ditargetkan Bertambah 30 Km Tahun Ini
Jasa Marga Bukukan Laba...
Jasa Marga Bukukan Laba Bersih Rp774,7 Miliar di Kuartal I 2026
Arus Kendaraan Kembali...
Arus Kendaraan Kembali ke Jabodetabek Meningkat Jelang Berakhirnya Libur Panjang Iduladha
Libur Panjang Iduladha,...
Libur Panjang Iduladha, 330 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Regional Nusantara
Lalin Tol Japek Lancar...
Lalin Tol Japek Lancar saat Libur Iduladha, 30 Gardu di Cikatama Dioperasikan Situasional
Rekomendasi
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Berita Terkini
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved