Bank of England: Inggris Mungkin Sudah Jatuh ke Dalam Resesi
Kamis, 22 September 2022 - 22:01 WIB
loading...
A
A
A
Banyak rumah tangga dengan hipotek akan melihat biaya mereka meningkat. Orang-orang dengan hipotek harus membayar sekitar 49 poundslebih banyak selama sebulan, sementara mereka yang menggunakan hipotek suku bunga variabel standar akan melihat peningkatan hingga 31 pounds.
Namun mereka dengan kesepakatan suku bunga tetap tidak akan langsung terpengaruh, meskipun biaya mereka bisa melonjak ketika kesepakatan ada pembaruan.
Mengumumkan keputusan suku bunganya, Komite Kebijakan Moneter Bank (MPC) memperkirakan bahwa ekonomi Inggris sudah masuk dalam resesi. Hal ini didefinisikan ketika ekonomi menyusut selama dua kuartal berturut-turut.
MPC memperkirakan ekonomi Inggris akan menyusut pada periode Juli dan September. Sebelumnya terjadi terkontraksi 0,1% pada kuartal kedua.
Penutupan aktivitas bank pada bulan September, bertambah seiring pemakaman kenegaraan Ratu yang juga akan merugikan ekonomi. Selain itu bank dunia juga merevisi prospek inflasi, dengan mengatakan bahwa intervensi pemerintah untuk mensubsidi tagihan energi domestik mulai Oktober "kemungkinan akan membatasi kenaikan lebih lanjut secara signifikan".
Baca Juga: Sri Mulyani Kopdar Online Bareng Mantan Gubernur Bank Sentral Inggris, Bahas Apa?
Namun mereka dengan kesepakatan suku bunga tetap tidak akan langsung terpengaruh, meskipun biaya mereka bisa melonjak ketika kesepakatan ada pembaruan.
Mengumumkan keputusan suku bunganya, Komite Kebijakan Moneter Bank (MPC) memperkirakan bahwa ekonomi Inggris sudah masuk dalam resesi. Hal ini didefinisikan ketika ekonomi menyusut selama dua kuartal berturut-turut.
MPC memperkirakan ekonomi Inggris akan menyusut pada periode Juli dan September. Sebelumnya terjadi terkontraksi 0,1% pada kuartal kedua.
Penutupan aktivitas bank pada bulan September, bertambah seiring pemakaman kenegaraan Ratu yang juga akan merugikan ekonomi. Selain itu bank dunia juga merevisi prospek inflasi, dengan mengatakan bahwa intervensi pemerintah untuk mensubsidi tagihan energi domestik mulai Oktober "kemungkinan akan membatasi kenaikan lebih lanjut secara signifikan".
Baca Juga: Sri Mulyani Kopdar Online Bareng Mantan Gubernur Bank Sentral Inggris, Bahas Apa?
Lihat Juga :