Antisipasi Tekanan dan Dampak Inflasi Global, Pemerintah Siapkan Sejumlah Langkah Ekstra
Jum'at, 23 September 2022 - 13:42 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Teguh Dartanto yang juga menjadi salah seorang narasumber mengatakan, “Patut saya apresiasi langkah mitigasi yang dilakukan pemerintah. Saya harus jujur mengakui bahwa kita melakukan mitigasi, walaupun belum sempurna. Saya catat tadi bagaimana bantuan-bantuan bantalan sosial, ada bantuan upah dan yang menarik adalah pengendalian inflasinya tidak hanya dilakukan di level pusat tapi juga partisipasi daerah.”
Pasca-kenaikan harga BBM awal bulan ini, sejumlah komoditas pangan seperti aneka cabai dan bawang merah mengalami kenaikan harga, walaupun saat ini pergerakan harga komoditas tersebut cenderung menurun dan stabil. Sedangkan, harga komoditas yang perlu mendapat perhatian khusus, yakni adalah harga beras yang masih dalam tren meningkat.
“Kalau saya lihat secara objektif dari berbagai macam data makro mulai dari potensi pertumbuhan ekonomi, inflasi, sampai kepada foreign research, memang masih jauh untuk khawatir kita jatuh kepada jurang resesi sebagaimana yang sudah terjadi di sebagian negara dan dikhawatirkan di beberapa negara lainnya. Bagi Indonesia yang mempunyai keterkaitan terhadap ekonomi global lebih kecil, maka dampaknya untuk tingkat inflasi bisa lebih mild,” ujar Ekonom CORE Mohammad Faisal.
Pemerintah Pusat melalui TPIP-TPID akan terus memperkuat koordinasi maupun sinergi program kebijakan untuk stabilisasi harga, terutama pasca-penyesuaian BBM. Selain itu, dilakukan juga perluasan kerja sama antar-daerah (KAD), terutama untuk daerah surplus/defisit dalam menjaga ketersediaan suplai komoditas. Upaya lain yakni melalui penambahan frekuensi pelaksanaan operasi pasar, termasuk peningkatan program ketersediaan pangan dan stabilitas harga (KPSH) untuk segera menstabilkan harga beras.
“Meskipun ada kenaikan harga BBM dalam satu-dua minggu ini, tapi saya masih tetap optimistis, karena laju ekonomi kita sedang tinggi-tingginya. Saya yakin dengan koordinasi antara pusat, provinsi, dan daerah, juga dibantu para mitra dan stakeholder, mudah-mudahan kita bisa atasi laju tingginya inflasi di Indonesia,” terang Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar.
Menko Airlangga sebelumnya mengatakan bahwa kerja sama dengan pelaku digital pertanian juga akan diperluas untuk menambah produktivitas maupun pemanfaatan teknologi untuk memperlancar distribusi. Pemerintah pun mempercepat implementasi program tanam pangan pekarangan, misalnya cabai untuk mengantisipasi tingginya permintaan di akhir tahun. Dalam jangka menengah juga akan mengembangkan program closed loop dalam hilirisasi produk hortikultura.
Pasca-kenaikan harga BBM awal bulan ini, sejumlah komoditas pangan seperti aneka cabai dan bawang merah mengalami kenaikan harga, walaupun saat ini pergerakan harga komoditas tersebut cenderung menurun dan stabil. Sedangkan, harga komoditas yang perlu mendapat perhatian khusus, yakni adalah harga beras yang masih dalam tren meningkat.
“Kalau saya lihat secara objektif dari berbagai macam data makro mulai dari potensi pertumbuhan ekonomi, inflasi, sampai kepada foreign research, memang masih jauh untuk khawatir kita jatuh kepada jurang resesi sebagaimana yang sudah terjadi di sebagian negara dan dikhawatirkan di beberapa negara lainnya. Bagi Indonesia yang mempunyai keterkaitan terhadap ekonomi global lebih kecil, maka dampaknya untuk tingkat inflasi bisa lebih mild,” ujar Ekonom CORE Mohammad Faisal.
Pemerintah Pusat melalui TPIP-TPID akan terus memperkuat koordinasi maupun sinergi program kebijakan untuk stabilisasi harga, terutama pasca-penyesuaian BBM. Selain itu, dilakukan juga perluasan kerja sama antar-daerah (KAD), terutama untuk daerah surplus/defisit dalam menjaga ketersediaan suplai komoditas. Upaya lain yakni melalui penambahan frekuensi pelaksanaan operasi pasar, termasuk peningkatan program ketersediaan pangan dan stabilitas harga (KPSH) untuk segera menstabilkan harga beras.
“Meskipun ada kenaikan harga BBM dalam satu-dua minggu ini, tapi saya masih tetap optimistis, karena laju ekonomi kita sedang tinggi-tingginya. Saya yakin dengan koordinasi antara pusat, provinsi, dan daerah, juga dibantu para mitra dan stakeholder, mudah-mudahan kita bisa atasi laju tingginya inflasi di Indonesia,” terang Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar.
Menko Airlangga sebelumnya mengatakan bahwa kerja sama dengan pelaku digital pertanian juga akan diperluas untuk menambah produktivitas maupun pemanfaatan teknologi untuk memperlancar distribusi. Pemerintah pun mempercepat implementasi program tanam pangan pekarangan, misalnya cabai untuk mengantisipasi tingginya permintaan di akhir tahun. Dalam jangka menengah juga akan mengembangkan program closed loop dalam hilirisasi produk hortikultura.
Lihat Juga :