Catat! Kompor Listrik Gantikan Gas LPG 3 Kg Masih Tahap Sosialisasi
Sabtu, 24 September 2022 - 11:21 WIB
loading...
Legislator menegaskan, bahwa pergantian penggunaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) dengan kompor induksi atau kompor listrik masih dalam tahap uji coba dan sosialisasi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kebijakan Pemerintah yang mulai menggencarkan pergantian penggunaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) dengan kompor induksi atau kompor listrik menuai beragam respons. Ditegaskan bahwa, penggunaan kompor listrik pada tahun ini masih dalam tahap uji coba dan sosialisasi.
Baca Juga: Menko Airlangga Pastikan LPG 3 Kg Tidak Akan Digantikan Kompor Listrik Tahun Ini
Untuk saat ini, pemerintah akan memberikan paket kompor listrik gratis kepada 300 ribu masyarakat Indonesia, yang terdata di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) serta memiliki listrik.
“Uji coba ini untuk mengetahui, seberapa efektif penggunaan kompor listrik ini dibandingkan elpiji. Lebih bisa menekan impor gas, atau tidak,” ujar Anggota Komisi VII DPR RI, Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) dalam siaran persnya, Sabtu (24/9/2022).
Politisi PDI Perjuangan itu melanjutkan, ketika penggunaan kompor listrik itu berhasil menekan impor, maka akan berdampak lebih baik untuk rakyat. Gus Falah juga menyatakan, konversi ke kompor listrik ini tak akan menambah beban rakyat. Sebab kompor listrik ini disubsidi oleh pemerintah.
Anggota DPR Dapil Jawa Timur X itu pun mengungkapkan, nanti akan dibagikan juga alat Miniatur Circuit Breaker (MCB) secara gratis kepada masyarakat penerima kompor listrik, yang merupakan pelanggan listrik 450 sampai 900 volt ampere (VA).
“Sekali lagi, pengggunaan kompor listrik ini masih dalam tahap uji coba dan sosialisasi, belum ada pembahasan yang lebih intensif,” pungkas Gus Falah.
Baca Juga: Menko Airlangga Pastikan LPG 3 Kg Tidak Akan Digantikan Kompor Listrik Tahun Ini
Untuk saat ini, pemerintah akan memberikan paket kompor listrik gratis kepada 300 ribu masyarakat Indonesia, yang terdata di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) serta memiliki listrik.
“Uji coba ini untuk mengetahui, seberapa efektif penggunaan kompor listrik ini dibandingkan elpiji. Lebih bisa menekan impor gas, atau tidak,” ujar Anggota Komisi VII DPR RI, Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) dalam siaran persnya, Sabtu (24/9/2022).
Politisi PDI Perjuangan itu melanjutkan, ketika penggunaan kompor listrik itu berhasil menekan impor, maka akan berdampak lebih baik untuk rakyat. Gus Falah juga menyatakan, konversi ke kompor listrik ini tak akan menambah beban rakyat. Sebab kompor listrik ini disubsidi oleh pemerintah.
Anggota DPR Dapil Jawa Timur X itu pun mengungkapkan, nanti akan dibagikan juga alat Miniatur Circuit Breaker (MCB) secara gratis kepada masyarakat penerima kompor listrik, yang merupakan pelanggan listrik 450 sampai 900 volt ampere (VA).
“Sekali lagi, pengggunaan kompor listrik ini masih dalam tahap uji coba dan sosialisasi, belum ada pembahasan yang lebih intensif,” pungkas Gus Falah.
Lihat Juga :