Sinergi dengan BPK, BPKP Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Covid-19
Jum'at, 03 Juli 2020 - 15:32 WIB
loading...
BPKP dan BPK sinergi awasi penggunaan anggaran Covid-19. FOTO/Dok.
A
A
A
JAKARTA - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) berkolaborasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengawasi penggunaan anggaran Covid-19.
Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh mengatakan harmonisasi langkah pengawasan BPKP dengan langkah pemeriksaan oleh BPK akan meningkatkan efektivitas pengawalan pengelolaan keuangan negara dan daerah untuk penanganan Covid-19. Peran serta dari BPK juga diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas dan memperkuat pencegahan tindak pidana korupsi.
"BPKP dan BPK akan terus bersinergi mengawasi dan mengawal dana penanganan Covid-19 agar peruntukannya tepat sasaran," katanya di Jakarta, Jumat (3/7/2020).
(BACA JUGA: Sri Mulyani Jamin Kebijakan Penanganan Covid-19 Transparan)
Dia menegaskan, jika dana pencegahan Covid-19 ini tidak dijaga dengan baik, maka terdapat risiko kebocoran anggaran, yang akan berdampak kepada ketidaktepatan sasaran dan mengancam keberhasilan upaya pemerintah dalam menangani dampak Covid-19 kepada masyarakat. Misalnya, adanya distribusi bantuan yang tidak tersalurkan kepada masyarakat secara tepat.
Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh mengatakan harmonisasi langkah pengawasan BPKP dengan langkah pemeriksaan oleh BPK akan meningkatkan efektivitas pengawalan pengelolaan keuangan negara dan daerah untuk penanganan Covid-19. Peran serta dari BPK juga diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas dan memperkuat pencegahan tindak pidana korupsi.
"BPKP dan BPK akan terus bersinergi mengawasi dan mengawal dana penanganan Covid-19 agar peruntukannya tepat sasaran," katanya di Jakarta, Jumat (3/7/2020).
(BACA JUGA: Sri Mulyani Jamin Kebijakan Penanganan Covid-19 Transparan)
Dia menegaskan, jika dana pencegahan Covid-19 ini tidak dijaga dengan baik, maka terdapat risiko kebocoran anggaran, yang akan berdampak kepada ketidaktepatan sasaran dan mengancam keberhasilan upaya pemerintah dalam menangani dampak Covid-19 kepada masyarakat. Misalnya, adanya distribusi bantuan yang tidak tersalurkan kepada masyarakat secara tepat.
Lihat Juga :