Dihantam Dolar, Rupiah Sempoyongan ke Level Rp15.100-an
Senin, 26 September 2022 - 11:42 WIB
loading...
A
A
A
Kecemasan pasar terhadap potensi resesi kian mengemuka setelah Federal Reserve atau The Fed mengerek suku bunga acuan di kisaran 3,00-3,25%.
Dolar yang dianggap sebagai salah satu aset safe-haven mendapat permintaan yang cukup besar, sehingga membuat aneka mata uang di negara-negara berkembang tertekan.
The Fed dengan sinyal hawkish-nya mengisyarakan kenaikan suku bunga hingga 4,6% pada tahun depan. Hal ini semakin membebani ekonomi dunia bahwa tren suku bunga bakal mendorong AS ke dalam perlambatan pertumbuhan.
Baca juga: Proyeksi The Fed: Suku Bunga AS Bakal Tembus 4,6% di 2023
Dari dalam negeri, sejumlah analis menilai kenaikan suku bunga Bank Indonesia sebesar 50 basis poin dinilai menjadi tumpuan Indonesia untuk menjaga rupiah tetap stabil di mata pemodal.
Dolar yang dianggap sebagai salah satu aset safe-haven mendapat permintaan yang cukup besar, sehingga membuat aneka mata uang di negara-negara berkembang tertekan.
The Fed dengan sinyal hawkish-nya mengisyarakan kenaikan suku bunga hingga 4,6% pada tahun depan. Hal ini semakin membebani ekonomi dunia bahwa tren suku bunga bakal mendorong AS ke dalam perlambatan pertumbuhan.
Baca juga: Proyeksi The Fed: Suku Bunga AS Bakal Tembus 4,6% di 2023
Dari dalam negeri, sejumlah analis menilai kenaikan suku bunga Bank Indonesia sebesar 50 basis poin dinilai menjadi tumpuan Indonesia untuk menjaga rupiah tetap stabil di mata pemodal.
Lihat Juga :