Bakal Wara-wiri di Jalanan Indonesia, Ini Kelebihan dan Kekurangan Sepeda Motor Listrik

Senin, 26 September 2022 - 18:05 WIB
loading...
Bakal Wara-wiri di Jalanan...
Motor listrik disebut jadi alternatif pengganti motor konvensional. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan terus digencarkan, salah satunya sepeda motor berbahan bakar bensin atau BBM yang secara bertahap akan dikonversi ke motor listrik.

Terkait hal ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga melakukan pembinaan ke bengkel-bengkel yang melakukan konversi.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, pembinaan kepada para pelaku usaha bengkel ini dilakukan agar semakin banyak bengkel yang bisa melakukan konversi sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Saat ini program motor listrik masih dalam skala pilot project tetapi dalam program pilot project ini kita juga sudah mempunyai empat bengkel tersertifikasi dan saat ini ada lagi 40 bengkel lagi yang mengajukan untuk pelatihan bagaimana bisa melakukan konversi, ini akan terus ditumbuh kembangkan," ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Senin (26/9/2022).

Baca juga: Pemerintah Bidik 1,6 Juta Motor Listrik di 2023, Pengamat: Mudah Saja

Motor listrik disebut-sebut bisa menjadi alternatif pengganti motor konvensional atau motor biasa. Salah satunya karena motor listrik tidak menyebabkan polusi sehingga bisa memperbaiki kualitas udara di lingkungan sekitar.

Secara umum kendaraan listrik ini memang ditujukan sebagai alternatif kendaraan di masa depan yang ramah lingkungan. Motor listrik disebut bisa menjadi alternatif motor berbahan bakar bensin. Berikut ini beberapa kelebihan dari motor listrik:

1. Ramah Lingkungan
Berbeda dengan motor konvensional, motor listrik ini tidak menghasilkan emisi gas yang bisa mencemari kualitas udara. Hal ini dikarenakan kendaraan listrik ini menggunakan energi dari baterai, bukan bahan bakar minyak. Inilah yang membuat tidak ada asap knalpot yang menambah kadar karbondioksida di udara.

2. Suara Motor Lebih Halus
Kelebihan motor listrik selanjutnya adalah memiliki suara mesin yang cenderung lebih halus. Ini karena motor listrik memang tidak memiliki proses internal sehingga tidak terjadi kebisingan seperti motor konvensional.

Pada beberapa kondisi, suara motor listrik yang lebih halus ini tentu cukup berguna bagi pengemudi. Misalnya, ketika melewati gang perumahan di malam hari, pengendara tidak perlu mematikan mesin motornya karena takut mengganggu kenyamanan.

3. Perawatan Lebih Mudah
Sebagian orang bisa jadi masih mengira kalau perawatan kendaraan listrik ini sulit dan membutuhkan biaya besar. Namun faktanya, perawatan motor listrik ini cenderung lebih mudah jika dibandingkan dengan motor konvensional.
Ini karena jumlah komponen motor listrik ternyata lebih sedikit jika dibandingkan dengan komponen motor konvensional.

Selain itu, motor listrik juga tidak perlu ganti oli rutin atau servis mesin secara berkala. Melainkan hanya perlu perhatian pada kampas rem, ban, dan minyak rem.

4. Lebih Irit
Saat menggunakan motor listrik, kita tentu tidak akan mampir ke SPBU untuk mengisi bahan bakar.
Bisa dibilang lebih irit karena biaya pengisian daya motor listrik umumnya lebih murah dibandingkan membeli bahan bakar. Tak hanya itu saja, kini beberapa daerah juga telah membebaskan biaya pajak kendaraan listrik menjadi 0%.

Baca juga: Biaya Konversi Motor Listrik Capai Rp15 Juta, Ini Daftar Bengkel Konversi Resmi

Meski memiliki keunggulan dibandingkan dengan motor berbahan bakar bensin, motor listrik juga memiliki kekurangan, di antaranya sebagai berikut:

1. Masih Jarang Tempat Pengisian Daya
Perlu diketahui, motor listrik merupakan kendaraan yang mampu menempuh jarak 80 kilometer hingga 100 kilometer. Sayangnya, belum ada jaminan adanya tempat pengisian daya per 100 kilometer jika motor itu kekurangan daya di perjalanan. Untuk itulah, saat ini motor listrik belum bisa untuk digunakan bepergian jauh seperti ke luar kota.

2. Minimnya Bengkel Resmi
Sama seperti poin sebelumnya, bengkel resmi untuk motor listrik ini ternyata masih tergolong minim. Ketika terjadi kendala di tengah perjalanan, kita tidak bisa begitu saja membawanya ke bengkel konvensional.

Tak hanya bengkel resmi, ketersediaan suku cadang atau spare part motor listrik juga masih minim di Indonesia. Spare part merupakan sebuah barang yang berisikan berbagai komponen dalam suatu kesatuan dan memiliki fungsi tertentu. Jika sudah begini, kendala pada motor listrik tentu akan sedikit merepotkan dan membutuhkan waktu yang cukup lama.



3. Beban Maksimal Tidak Terlalu Besar
Kekurangan motor listrik selanjutnya adalah beban maksimalnya yang dirasa masih kurang.
Motor listrik memang memiliki rangka yang kokoh namun beban maksimal motor ini berbeda dari motor konvensional.

Apabila daya maksimal pada motor listrik tertulis 150 kilogram, kita tetap tidak boleh terus menggunakannya pada maksimal daya itu. Beban maksimal yang layak untuk motor ini hanyalah 120 kilogram atau setara dua orang yang sedang berboncengan saja.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Motor Listrik Rp32 Juta...
Motor Listrik Rp32 Juta yang Tak Takut Jalan Rusak: Tyranno X Hadir di Jakarta Fair
Digas Wapres Gibran...
Digas Wapres Gibran di Papua, Ini Spesifikasi Yadea Velax H
Rekomendasi
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Berita Terkini
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved