Kang Emil! Gara-gara Kenaikan Harga BBM, Banyak Perusahaan di Jabar Jadi Zombie
Selasa, 27 September 2022 - 15:04 WIB
loading...
A
A
A
"Banyak keluhan dari pengusaha, contoh pengusaha truk dan organda mereka menaikkan harga rata-rata 15%. Otomatis, yang lain semua barang yang diangkut pasti ikut naik. Nah pertanyaannya adalah daya beli masyarakat yang sangat kurang," kata dia.
Tak hanya tekanan ongkos transportasi yang mesti ditanggung pengusaha, dalam waktu dekat mereka pun akan tertekan kenaikan upah minimum kota (UMK). Saat ini saja, buruh sudah menuntut kenaikan upah sekitar 26%, imbas kenaikan BBM subsidi sekitar 30%.
Baca juga: Kejam! Pria di Bengkulu Tega Siksa Bocah, Diikat Lalu Disiram Pertalite dan Dibakar Hidup-hidup
"Inilah yang harus kita hadapi, harus cari solusi terbaik agar daya beli masyarakat naik, juga bagaimana ekonomi meningkat. Karena mau tidak mau pengusaha harus melakukan penyesuaian harga barang," pungkasnya.
Tak hanya tekanan ongkos transportasi yang mesti ditanggung pengusaha, dalam waktu dekat mereka pun akan tertekan kenaikan upah minimum kota (UMK). Saat ini saja, buruh sudah menuntut kenaikan upah sekitar 26%, imbas kenaikan BBM subsidi sekitar 30%.
Baca juga: Kejam! Pria di Bengkulu Tega Siksa Bocah, Diikat Lalu Disiram Pertalite dan Dibakar Hidup-hidup
"Inilah yang harus kita hadapi, harus cari solusi terbaik agar daya beli masyarakat naik, juga bagaimana ekonomi meningkat. Karena mau tidak mau pengusaha harus melakukan penyesuaian harga barang," pungkasnya.
(uka)
Lihat Juga :