Wawancara Khusus CEO Siloam Hospitals Group Caroline Riady: Indonesia Kekurangan Rumah Sakit

Kamis, 29 September 2022 - 01:11 WIB
loading...
A A A
Sejak kapan Siloam memiliki inovasi untuk mengembangkan usaha melalui franchise ?
Sudah cukup lama, ini menjadi bagian dari ekspansi. Di masa lalu, ekpansi ada dua, akuisisi dan green field atau bangun dari 0. Tetapi kedua bisnis itu dimiliki oleh PT Siloam International Hospital (SIH) tetapi akhirnya berpikir bagaimana jika bisnisnya tidak dimiliki PT SIH, hanya pengelola saja akhirnya tercetuslah untuk membuat franchise.

Ekspansi terus dilakukan dengan mengelola klinik atau rumah sakit yang sudah beroperasional tetapi milik orang lain. Jadi mendapatkan manajemen fee, seringkali yang sepert itu datang dari perusahaan di sektor pertambangan, agrikultur, manufakturing dan lainnya.

Mereka memiliki karyawan yang banyak sehingga mereka menginginkan memiliki fasilitas kesehatan sendiri yang didedikasikan untuk populasi di sana. Begitu juga dengan perusahaan multinasional, yang memiliki regulasi dari negara asalnya sehingga fasilitas kesehatan harus dikerjakan secara profesional. Siloam terus mencari bentuk terobosan baru bagaimana terus berekspansi dengan cara yang baru.

Untuk franchise seperti apa mekanisme model kerjasamanya?
Semua penanaman modal dan investasi dari mitra, tugas kami mengolah dan mendapat fee untuk layanan manajemen. Pengelolaan tersebut sama seperti seluruh rumah sakit Siloam dengan standar yang sama. Perekrutan dokter, pengembangan pelayanan klinis juga memberikan training dan pengarahan akan dibantu.

Seberapa yakin Siloam melakukan ekspansi, menambah daerah daerah yang sekarang masih belum terjangkau?
Di Indonesia sangat kekurangan akses terhadap layanan kesehatan, entah jumlah dokter, rumah sakit, jumlah bed dan semuanya. Selama 10 tahun menjalani ekspansi cukup gencar bahkan pernah rekor dalam satu tahun membuka 10 rumah sakit baru.

Apa yang mendasari jaringan Siloam memiliki keinginan untuk terus menambah jumlah rumah sakit dan seperti apa strateginya?
Niat membangun jaringan dan memberikan pelayanan kesehatan datang dari founder yakni Pak Mochtar Riady. Ketika masih kecil mengalami banyak kedukaan dalam hidupnya, orang-orang yang dicintainya berpulang karena sakit dan sulit mendapat pengobatan. Sehingga beliau memiliki cita-cita bagaimana mencegah orang lain tidak mengalami apa yang beliau lalui dulu.

Jadi, memang harus mengatur organisasi untuk layak melakukan ekspansi. Caranya, mengatur training yang diikuti banyak orang karena satu rumah sakit perlu banyak orang yang terlibat mulai dari manajemen seperti direktur rumah sakit, head financial controller, medis, operasional, quality. Pemimpin manajemen harus tersedia, begitu juga dengan tenaga kesehatan, satu rumah sakit membutuhkan 400-500 perawat, bisa dibayangkan berapa besar kebutuhan dari tenaga kesehatan di Indonesia.

Seperti apa kondisi industri pelayanan kesehatan di Indonesia saat ini?
Indonesia masih kekurangan suplai pelayanan, penyebabnya dari tiga hal, talenta, teknologi dan infrastruktur. Infrastuktur ini yang akan kita kejar untuk membuka rumah sakit. Sementara untuk teknologi, tentu di sesuaikan dengan modal yang sanggup dari masing-masing rumah sakit di Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raih Sertifikasi Clinical...
Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke, Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama
Purbaya Dikabarkan Ambruk...
Purbaya Dikabarkan Ambruk Masuk Rumah Sakit, Ini Kata Kemenkeu
PTPP Topping Off RSJPD...
PTPP Topping Off RSJPD Harapan Kita-Tokushukai, Hadirkan Smart Hospital Berteknologi Tinggi
Bangun Rumah Subsidi...
Bangun Rumah Subsidi di Meikarta, Danantara Tinjau Lahan Milik Lippo Group
Pertamina Jamin Pasokan...
Pertamina Jamin Pasokan BBM Dukung Operasional Genset di RS Aceh Tamiang
Digimeds Plus Mendukung...
Digimeds Plus Mendukung Rumah Sakit Cerdas dan Terhubung
Kronologi Haji Bolot...
Kronologi Haji Bolot Dilarikan ke RS karena Serangan Jantung, Bermula dari Sesak Napas
Prabowo Resmikan RSUD...
Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Komitmen Ingin Memodernisasi RS dalam 3 Tahun
Kisah Penipu Paling...
Kisah Penipu Paling Setia: Palsukan Slip Pembayaran RS hingga 4 Tahun demi Selamatkan Nyawa Istri
Rekomendasi
Hadir di Jakarta Fair...
Hadir di Jakarta Fair 2026, KARA Rayakan Kekayaan Rasa Kelapa Lintas Generasi
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
Berita Terkini
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved