Tarif Impor Kompetitif Kunci Sukses BKPM Tarik Investor AS
Jum'at, 03 Juli 2020 - 22:59 WIB
loading...
A
A
A
Nilai investasi Alpan Lighting diperkirakan hingga mencapai USD14 juta dengan potensi penyerapan tenaga kerja sebanyak 3.500 orang. Pabrik akan didirikan di Kawasan Industri (KI) Wijayakusuma, Jawa Tengah. Saat ini, Alpan Lighting sudah pada tahap konstruksi dan rencananya akan memulai produksi pada semester 2 tahun 2020. Nantinya seluruh hasil produksi di Indonesia ditujukan untuk diekspor.
President & CEO Alpan Lighting Danny Sooferian menyampaikan, apresiasi atas kemudahan proses perizinan perusahaan. “BKPM telah menjadi mitra yang sangat baik sehingga proses pendirian perusahaan kami berjalan lancar. Perusahaan akan memulai tahap operasional pada akhir 2020, menggantikan mayoritas fasilitasi produksi dari RRT ke Indonesia,” ucap Danny.
BKPM terus berupaya meningkatkan investasi, baik dari perusahaan yang sudah beroperasi di Indonesia maupun investor baru. Hal ini belajar dari pengalaman sebelumnya, dimana tidak ada satupun perusahaan asing yang merelokasi investasinya ke Indonesia pada saat terjadi perang dagang antara Amerika Serikat dengan RRT tahun 2019 lalu.
Untuk mendapatkan investasi tersebut, BKPM membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus yang mempunyai 3 (tiga) tugas utama. Pertama, mengidentifikasi potensi investor asing yang berencana merelokasi investasinya dan melakukan pendekatan langsung. Kedua, melakukan diplomasi dan negosiasi langsung agar bisa mendatangkan investor. Ketiga, memfasilitasi perizinan investor dari tingkat pusat dan daerah.
Sampai dengan saat ini, BKPM mencatat total nilai investasi dari 7 perusahaan yang relokasi sebesar USD850 juta (sekitar Rp11,9 triliun) dengan potensi penyerapan tenaga kerja sebanyak 30.000 orang. Selanjutnya, BKPM akan mengejar 17 perusahaan yang sudah berniat merelokasi.
President & CEO Alpan Lighting Danny Sooferian menyampaikan, apresiasi atas kemudahan proses perizinan perusahaan. “BKPM telah menjadi mitra yang sangat baik sehingga proses pendirian perusahaan kami berjalan lancar. Perusahaan akan memulai tahap operasional pada akhir 2020, menggantikan mayoritas fasilitasi produksi dari RRT ke Indonesia,” ucap Danny.
BKPM terus berupaya meningkatkan investasi, baik dari perusahaan yang sudah beroperasi di Indonesia maupun investor baru. Hal ini belajar dari pengalaman sebelumnya, dimana tidak ada satupun perusahaan asing yang merelokasi investasinya ke Indonesia pada saat terjadi perang dagang antara Amerika Serikat dengan RRT tahun 2019 lalu.
Untuk mendapatkan investasi tersebut, BKPM membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus yang mempunyai 3 (tiga) tugas utama. Pertama, mengidentifikasi potensi investor asing yang berencana merelokasi investasinya dan melakukan pendekatan langsung. Kedua, melakukan diplomasi dan negosiasi langsung agar bisa mendatangkan investor. Ketiga, memfasilitasi perizinan investor dari tingkat pusat dan daerah.
Sampai dengan saat ini, BKPM mencatat total nilai investasi dari 7 perusahaan yang relokasi sebesar USD850 juta (sekitar Rp11,9 triliun) dengan potensi penyerapan tenaga kerja sebanyak 30.000 orang. Selanjutnya, BKPM akan mengejar 17 perusahaan yang sudah berniat merelokasi.
(akr)
Lihat Juga :