Tarif Impor Kompetitif Kunci Sukses BKPM Tarik Investor AS

Jum'at, 03 Juli 2020 - 22:59 WIB
loading...
Tarif Impor Kompetitif...
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berhasil menarik 7 (tujuh) perusahaan asing melakukan relokasi investasi ke Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berhasil menarik 7 (tujuh) perusahaan asing melakukan relokasi investasi ke Indonesia. Salah satunya adalah PT CDS Asia (Alpan Lighting) asal Amerika Serikat. Perusahaan yang bergerak di bidang industri lampu tenaga surya ini memutuskan memindahkan pabriknya dari Xiamen, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) ke Indonesia.

(Baca Juga: BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021 )

Alasannya dikarenakan tarif impor Indonesia ke Amerika Serikat yang lebih kompetitif dibandingkan dengan RRT. Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal BKPM Ikmal Lukman meyakini, bahwa Indonesia dapat bersaing dengan negara tetangga dalam menarik investor asing melakukan relokasinya ke Indonesia.

“Alpan Lighting merelokasi pabriknya dari RRT ke Indonesia karena tarif impor dari Indonesia ke Amerika Serikat 0%. Jauh lebih kompetitif dibandingkan dengan tarif impor 25% dari RRT ke Amerika Serikat. Ini tentunya menjadi bukti nyata bahwa Indonesia bisa bersaing dengan RRT. Kami optimistis, kedepannya akan banyak investor asing lain yang akan merelokasi investasinya ke Indonesia,” ujar Ikmal di Jakarta, Jumat (3/7/2020).

Pada awalnya Alpan Lighting sempat mempertimbangkan negara lain sebagai tujuan relokasinya. Namun BKPM sangat agresif melakukan pendekatan dan memberikan fasilitasi berbagai kemudahan dalam hal pengurusan perizinan.

“Sesuai dengan yang disampaikan Bapak Kepala BKPM bahwa di tengah kondisi COVID-19, kita harus berpikir di luar kebiasaan dan melakukan inovasi-inovasi dengan penyesuaian kondisi saat ini,” tambah Ikmal.

(Baca Juga: Jawa Barat Siap Tampung Relokasi Pabrik AS dan Jepang dari China )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Periode Penting dalam Investasi Waran Terstruktur
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Rekomendasi
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Berita Terkini
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved