Gelombang PHK Akan Semakin Berbahaya, Ini Penyebabnya!

Minggu, 02 Oktober 2022 - 18:58 WIB
loading...
Gelombang PHK Akan Semakin...
Ketua Bidang Perindustrian dan Perdagangan DPP Partai Perindo, Redi Nusantara, memprediksi bahwa gelombang PHK akan semakin membesar. Foto/HeriPurnomo/MPI
A A A
JAKARTA - Ketua Bidang Perindustrian dan Perdagangan DPP Partai Perindo , Redi Nusantara, memprediksi bahwa gelombang pemutusan hubungan kerja ( PHK ) oleh perusahaan akan semakin membesar. Menurutnya, kondisi itu dikarenakan situasi global sedang tidak menentu, bahkan sulit.

Baca juga: BUMN PHK Ratusan Karyawan, Erick Thohir Beberkan Proyek Perusahaan Negara yang Serap Ribuan Tenaga Kerja

"Kalau kita melihat gelombang PHK saat ini, dan menurut analisa saya, gelombang PHK akan makin membesar," katanya dalam podcast Partai Perindo dengan tema "Pemutusan Hubungan Kerja dan Bagaimana Aturannya" Minggu (2/10/2022).

Redi menyampaikan bahwa gelombang PHK disebabkan perang dagang yang mengakibatkan sejumlah harga mengalami kenaikan. "Kejadian perang dagang, sehingga semua akan terkena dampak dan harga berubah," katanya.

Kemudian, adanya pandemi yang menghantam seluruh dunia yang mengakibatkan sejumlah perusahaan mengalami kebangkrutan, sehingga perusahaan melakukan PHK terhadap karyawannya. Ketika pandemi mulai mereda, dunia kembali diguncang dengan perang Ukraina dan Rusia yang menyebabkan berbagai kebutuhan pangan dan energi terganggu.

"Perang tersebut akan berdampak terhadap kebutuhan pangan dan bahan bakar minyak. Akibatnya biaya meningkat karena kalau supply-nya susah demand-nya naik, maka harga akan naik. Dengan begini, gelombang PHK ke depan cenderung lebih berbahaya," tambahnya.

Baca juga: Picu Kepanikan hingga Berakibat Ratusan Aremania Tewas, Ini Cara Atasi Gas Air Mata

Redi mengatakan bahwa keputusan mem-PHK karyawan merupakan langkah untuk menyelamatkan perusahaan. "Kalau saya melihat, jika perusahaan berani mem-PHK karyawan, dia sudah melihat bahwa dalam jangka pendek, menegah, dan panjang, perusahaan dalam kondisi menurun," pungkasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Ancaman PHK 9.000 Karyawan...
Ancaman PHK 9.000 Karyawan Mengintai RI Tiga Bulan Lagi, Ratusan Sudah Diputus Kerja
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Rekomendasi
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Juan Persia Vanesya...
Juan Persia Vanesya Siapkan Mental dan Bahasa Inggris untuk Audisi Miss Indonesia 2026
Australia vs Turki,...
Australia vs Turki, Gol Solo Nestory Irankunda Bikin Socceroos Unggul di Babak Pertama
Berita Terkini
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved