Meneropong Potensi Besar Ekspor Maggot ke Eropa
Selasa, 04 Oktober 2022 - 14:52 WIB
loading...
A
A
A
Maggot adalah nama lain larva lalat prajurit hitam (Black Soldier Fly/BSF). Maggot menjadi booming 4-5 tahun terakhir. Selain sebagai solusi masalah sampah, kandungan protein dan asam amino yang tinggi pada maggot bisa menjadi makanan premium untuk berbagai jenis unggas, ikan hingga hewan peliharaan seperti burung, kucing, anjing, dan ayam.
Menurutnya, persyaratan yang mendetail dan berlapis yang ditetapkan Eropa berdampak positif bagi para pelaku usaha maggot, yaitu mendorong peningkatan kualitas dan menjaga kesinambungan produksi. “Jadi tidak semata-mata menyulitkan. Memang ini persyaratannya,” tuturnya.
Para eksportir maggot asal Indonesia untuk tujuan Eropa membutuhkan waktu yang cukup lama. Prosesnya juga panjang untuk mendapatkan persetujuan dari regulator di benua tersebut. Setiap produk yang akan diekspor, kata dia, harus didaftarkan dan diverifikasi terpisah.
Baca Juga: Pupuk Kaltim Bekali Masyarakat Binaan dengan Pengolahan Dry Maggot
Apabila sudah terdaftar di portal TRAces (TRAde Control and Expert System) atau sistem yang menerbitkan sertifikasi sanitari dan fitosanitari produk ekspor-impor Uni Eropa, jelas Endah, akan langsung bisa melakukan ekspor ke negara-negara anggota Uni Eropa. Tanpa perlu mendaftar ulang ke masing-masing negara tujuan.
Menurutnya, persyaratan yang mendetail dan berlapis yang ditetapkan Eropa berdampak positif bagi para pelaku usaha maggot, yaitu mendorong peningkatan kualitas dan menjaga kesinambungan produksi. “Jadi tidak semata-mata menyulitkan. Memang ini persyaratannya,” tuturnya.
Para eksportir maggot asal Indonesia untuk tujuan Eropa membutuhkan waktu yang cukup lama. Prosesnya juga panjang untuk mendapatkan persetujuan dari regulator di benua tersebut. Setiap produk yang akan diekspor, kata dia, harus didaftarkan dan diverifikasi terpisah.
Baca Juga: Pupuk Kaltim Bekali Masyarakat Binaan dengan Pengolahan Dry Maggot
Apabila sudah terdaftar di portal TRAces (TRAde Control and Expert System) atau sistem yang menerbitkan sertifikasi sanitari dan fitosanitari produk ekspor-impor Uni Eropa, jelas Endah, akan langsung bisa melakukan ekspor ke negara-negara anggota Uni Eropa. Tanpa perlu mendaftar ulang ke masing-masing negara tujuan.
Lihat Juga :