Wall Street Dibuka Koreksi, Rilis Data Ketenagakerjaan jadi Sentimen

Rabu, 05 Oktober 2022 - 21:40 WIB
loading...
Wall Street Dibuka Koreksi,...
Tiga indeks Wall Street dibuka melemah pada perdagangan Rabu (5/10/2022). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Tiga indeks Wall Street dibuka melemah pada perdagangan Rabu (5/10/2022), terbebani melemahnya pertumbuhan saham-saham megacaps dan sektor teknologi. Hal ini menyusul data permintaan tenaga kerja yang tangguh di tengah tren peningkatan suku bunga.

Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 0,69% di 30.108,08, S&P 500 (SPX) koreksi 0,75% di 3.762,60, sedangkan Nasdaq Composite (IXIC) merosot 1,07% di 11.056,73.

Komponen saham yang paling aktif diperdagangkan di bawah SPX antara lain Twitter Inc, Ford Motor, dan Carnival Corp.

Tiga top gainers ditempati oleh Lamb Weston Holdings menguat 4,85%, Exxon Mobil naik 2,62%, dan ResMed tumbuh 2,54%, sedangkan top losers diduduki oleh Lumen Technologies turun 5,53%, DISH Network merosot 3,83%, dan Carnival Corp tertekan 3,45%.

Malam ini tampak merupakan koreksi wajar setelah ketiga indeks acuan menguat beberapa sesi sebelumnya. Diketahui SPX telah naik 5,7% dalam minggu ini, dipengaruhi penurunan imbal hasil yield treasury Amerika Serikat.

Baca juga: Saham-saham Megacaps Berlompatan, Wall Street Dibuka Melejit 1%

Namun, malam ini, imbal hasil treasury AS tenor 10 tahun kembali naik, lantaran para pelaku pasar tengah mempertimbangkan kembali posisi mereka dengan melihat seberapa agresif Federal Reserve atau The Fed akan menaikkan suku bunga mereka pada pertemuan mendatang.

Di tengah gonjang-ganjing kekhawatiran resesi global, data ADP non-farm menunjukkan ada kenaikan permintaan tenaga kerja swasta di luar sektor pertanian pada bulan September.

Hal ini menunjukkan ada banyak ruang bagi Fed untuk lebih memperketat pasar demi menjaga inflasi pada kisaran 2%.

"Ada atau tidaknya penambahan pekerjaan dari yang diperkirakan mengarah pada sinyal bahwa the Fed tidak akan mengubah kebijakannya," ujar Manajer Portfolio Dakota Wealth Robert Pavlik, dilansir Reuters, Rabu (5/10/2022).

Baca juga: IHSG Ditutup Menguat Tipis Hari Ini, Transaksi Dagang Rp12,2 Triliun

Ke depan pasar menantikan data pekerjaan dari pemerintah untuk mengukur lebih jauh seberapa besar permintaan tenaga kerja di tengah kondisi saat ini. Data pekerjaan swasta dijadwalkan akan dirilis pada Jumat depan.

Lebih jauh, investor juga menunggu rilis indeks PMI non-manufaktur ISM untuk melihat fundamental ekonomi Amerika Serikat, selain pernyataan dari sejumlah pejabat The Fed pada pekan ini.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Menelaah di Balik Manuver...
Menelaah di Balik Manuver MSCI
Rekomendasi
Peringati Hari Laut...
Peringati Hari Laut Sedunia 2026, ASDP Bersihkan Lebih dari 13 Ton Sampah Laut dan Pesisir
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Berita Terkini
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved