Pertamina EP Bantu Masyarakat Optimalkan Potensi Pertanian Padi Organik di Karawang

Jum'at, 07 Oktober 2022 - 23:40 WIB
loading...
Pertamina EP Bantu Masyarakat...
Produk pertanian organik dinilai memiliki keunggulan karena dapat meregenerasi kesuburan tanah secara alami. Foto/MPI/Viola Triamanda
A A A
KARAWANG - Upaya meningkatkan kualitas hasil produksi pertanian memerlukan dukungan berbagai pihak. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR, Pertamina EP (PEP) Subang Field menginisiasi program Jejak Setapak sebagai alternatif peningkatan kualitas padi untuk masyarakat Karawang.

Semangat para petani di kelurahan Plawad, kecamatan Karawang Timur, yang didukung potensi pertanian padi organik, menjadi perhatian PEP Subang Field.

Produk pertanian organik dinilai memiliki keunggulan karena dapat meregenerasi kesuburan tanah secara alami dan dapat menopang kegiatan pertanian dalam jangka panjang.

Hal ini tentu berbeda dengan pertanian non organik yang mengandalkan pupuk kimia karena semakin lama penggunaan pupuk jenis ini maka kemampuan tanah untuk meregenerasi dirinya sendiri menjadi berkurang.

"Sangat banyak ilmu yang saya peroleh melalui program pertanian organik dan usaha aquaponik," kata salah satu pegiat di program Jejak Setapak saat media briefing di Karawang, Jawa Barat, Jumat (7/10/2022).

Baca juga: Para Biksu Kagum dengan Padi Organik Magelang

Dia mengaku manfaat program ini tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri namun juga turut dirasakan oleh keluarga dan masyarakat sekitar.

Sementara itu, Senior Manager PEP Subang Field Ndirga Andri Sisworo menyatakan bahwa program CSR Jejak Setapak ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menjalankan bisnis migas berkelanjutan yang berlandaskan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG).

"Tentu dengan tujuan untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah daerah operasi perusahaan," jelasnya.

Pertanian organik pun juga turut unggul dalam aspek ekonomi karena memiliki nilai harga yang lebih tinggi dari beras non-organik karena kandungan gizi dan mineral yang terkandung dalam produk beras organik dinilai lebih baik daripada beras non organik.

Baca juga: Jokowi Kaget Harga Beras di Atambua Rp8.000 per Kg: Kok Murah Benar

Peningkatan gaya hidup sehat yang marak diterapkan turut meningkatkan nilai tawar beras organik sebagai pilihan produk yang lebih sehat.

Program Jejak Setapak juga berusaha untuk menggali potensi kalangan pemuda untuk turut dalam kegiatan sektor pertanian.

Penerapan pertanian dengan sistem aquaponik memberikan peluang bagi para pemuda untuk bertani walaupun tidak memiliki lahan.

Sistem aquaponik tersebut juga memungkinkan para pemuda untuk mengembangkan budidaya perikanan bersamaan dengan pertanian yang diusahakan.



Melalui program Jejak Setapak yang berupaya memperbaiki struktur kesehatan tanah sawah melalui pertanian organik, PEP Subang Field mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 15 terkait ekosistem darat.

Juga, SDGs 2 dalam mewujudkan kondisi tanpa kelaparan dalam penetapan kawasan pertanian berkelanjutan di tengah berkurangnya lahan sawah setiap tahunnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Garudafood dan Pemkab...
Garudafood dan Pemkab Sumedang Jalin Kemitraan Strategis Pengembangan Pertanian Kacang Tanah
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Waka MPR Ibas: Kelancaran...
Waka MPR Ibas: Kelancaran Irigasi Kunci Sukses Ketahanan Pangan Nasional
Rekomendasi
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved