Awas! Resesi Ekonomi Global Bisa Menggerus BUMN

Sabtu, 08 Oktober 2022 - 19:08 WIB
loading...
Awas! Resesi Ekonomi...
Resesi ekonomi global yang diramalkan semakin dekat diperkirakan bisa mengancam Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pengamat sarankan perseroan lakukan ini. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Resesi ekonomi global yang diramalkan semakin dekat diperkirakan bisa mengancam Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ). Perusahaan pelat merah dinilai perlu mengambil langkah strategis menyusul adanya perkiraan resesi ekonomi global pada 2023.

Baca Juga: IMF Nyalakan Tanda Bahaya, Dunia Gelap Resesi di Mana-mana

Pengamat BUMN dari Universitas Indonesia (UI), Toto Pranoto menilai, resesi ekonomi global akan berdampak signifikan terhadap kinerja operasional dan keuangan BUMN. Akibat krisis tersebut, perseroan akan menghadapi sejumlah tantangan di antaranya inflasi, nilai exchange rate dan nilai impor bahan baku produk

Ketergantungan impor pada saat nilai tukar Rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan berdampak negatif. Maka perlu upaya untuk mengurangi resiko kerugian (hedging) yang lebih antisipatif.

"Ya dampak utama terkait resesi global yang dihadapi BUMN terutama pada indikator inflasi, nilai exchange rate, dan nilai impor bahan baku produk," ungkap Toto saat dihubungi, Sabtu (8/10/2022).

Baca Juga: Sri Mulyani Sampaikan Kabar Buruk, Ekonomi Dunia Dipastikan Resesi di 2023

Toto mencatat, diversifikasi sumber pembiayaan juga mutlak dilakukan BUMN. Skema ini membuat BUMN meminimalisir tergantung atau melakukan pinjaman dari sumber pembiayaan asing untuk capital expenditure (capex).

Untuk memperkuat equity perusahaan, lanjut Toto, BUMN harus memperluas strategic partner dengan investor. Selain itu, membawa BUMN sehat untuk mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) alias initial public offering (IPO).

"Namun bisa mulai lebih banyak dari sisi equity. Caranya dengan meningkatkan jumlah strategic investor atau bagi BUMN yang sudah siap Go Public bisa segera me-realize aksi korporasi tersebut," kata dia.

Sebelumnya, sejumlah lembaga asing memperingatkan soal ancaman resesi global yang akan terjadi pada 2023 mendatang. Bank Dunia (World Bank) misalnya, memproyeksi sejumlah negara resesi pada 2023. Bahkan, Indonesia menjadi salah satu negara yang terancam resesi.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Sucofindo Buka Lowongan...
Sucofindo Buka Lowongan Kerja 2026, Lulusan D3/S1 Berbagai Jurusan Merapat!
Rekomendasi
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved