China-Taiwan Memanas: Miliarder Teknologi Ini Bangun Kekuatan Tempur Sipil

Kamis, 13 Oktober 2022 - 12:01 WIB
loading...
China-Taiwan Memanas:...
Bersiap menghadapi serangan China, seorang miliarder teknologi bakal menggelontorkan dana USD32 juta untuk menciptakan tentara sipil. Foto/Dok BBC
A A A
TAIWAN - Seorang miliarder teknologi di Taipei menjanjikan bakal menggelontorkan dana 1 miliar dolar Taiwan atau setara USD32 juta atau setara Rp489 miliar (Kurs Rp15.301 per USD) untuk menciptakan tentara sipil . Mengenakan rompi antipeluru di atas kemeja bisnis, Robert Tsao menyatakan, dia ingin membantu rekan senegaranya dan wanita berperang melawan China .

Baca Juga: Elon Musk Kini Tawarkan Solusinya untuk Masalah Taiwan

Tujuannya adalah untuk melatih tiga juta 'prajurit' sipil atau sepertujuh dari populasi Taiwan dalam tiga tahun. Pekerja kantoran, pelajar, pemilik toko, orang tua semuanya bisa belajar menggunakan senjata dan dia menginginkan 300.000 orang menjadi penembak jitu.

Tugas itu sangat ambisius, yang diakui sendiri oleh pria berambut putih dan berkacamata itu. Tapi dia bersumpah hal itu bisa dilakukan.

Dia juga memamerkan kartu identitas Taiwan baru miliknya, sesuatu yang dia ajukan setelah meninggalkan paspor Singapura-nya. Dia tidak melarikan diri, katanya. Dan dia tidak takut.

"Saya pikir selama orang-orang berada di Taiwan, mereka akan bersedia membela negara mereka. Mereka tidak takut dengan agresi militer China," katanya kepada BBC.

Lahir di Cina tetapi dibesarkan di Taiwan, Tsao membangun perusahaan semikonduktor United Microelectronics Corp, yang menjadi sumber kekayaannya dalam industri yang sekarang dikenal secara global oleh pulau itu.

Sebagai seorang pengusaha, ia memiliki banyak urusan di China. Seorang mahasiswa sejarah yang penuh bersemangat, ia sangat lantang dan terkenal dalam debat kebijakan selama beberapa dekade. Pada tahun 2007 ia memperjuangkan gagasan referendum tentang penyatuan dengan daratan.

Baca Juga: Dampak Konflik China-Taiwan Bisa Lebih Gawat Dibanding Perang Rusia-Ukraina

Tapi dia saat ini termasuk di antara semakin banyak orang Taiwan yang merasa mereka perlu mempersiapkan diri untuk kemungkinan invasi.

Xi Jinping akan memasuki masa jabatan ketiga sebagai pemimpin Partai Komunis Tiongkok (PKT) - sesuatu yang belum pernah terjadi sejak pemerintahan pemimpin era Komunis pertama Mao Zedong. Mencapai apa yang disebut Xi sebagai "penyatuan kembali" dengan Taiwan akan menyegel warisannya.

Dalam melanjutkan dekade kekuasaannya, kita telah melihat modernisasi besar-besaran dan perluasan kemampuan militer China. Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) telah meningkatkan aktivitas di sekitar Selat Taiwan, sepanjang 160 km (100 mil) antara pulau dan daratan.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Rekomendasi
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Berita Terkini
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
AHY Targetkan Bandara...
AHY Targetkan Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Terbaik Dunia di 2029
Apindo: DSI Bisa Perkuat...
Apindo: DSI Bisa Perkuat Tata Kelola Ekspor Tanpa Menambah Beban Dunia Usaha
MNC Bank Jambi Serahkan...
MNC Bank Jambi Serahkan Hadiah Motor Program Tabungan Dahsyat
Bendungan Bulango Ulu...
Bendungan Bulango Ulu Garapan Brantas Abipraya Siap Dukung Ketahanan Pangan dan Air di Gorontalo
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved